Beranda Pemerintahan Kuota Mudik Gratis Pemprov Banten Dipangkas

Kuota Mudik Gratis Pemprov Banten Dipangkas

Mudik lebaran di Terminal Poris Plawad mulai menunjukkan peningkatan jumlah penumpang

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memangkas kuota peserta mudik gratis pada Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tahun ini hampir separuh dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemprov Banten melakukan penyesuaian tersebut seiring menyusutnya anggaran program mudik gratis.

Pada 2026, Pemprov Banten hanya mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 juta untuk program mudik gratis.

Angka ini turun dari tahun lalu yang mencapai lebih dari Rp1 miliar. Akibatnya, jumlah peserta yang dapat mengikuti program tersebut menyusut dari 1.440 orang menjadi 855 orang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten, Tri Murtopo menyebut keterbatasan anggaran menjadi faktor utama pengurangan kuota peserta.

“Tahun ini anggaran untuk mudik gratis sekitar Rp500 jutaan. Anggaran itu memang menurun dibanding tahun lalu,” ujar Tri, Kamis (22/1/2026).

Selain mengurangi kuota pemudik, pihaknya juga menyesuaikan jumlah armada bus. Meski begitu, Dishub Banten memastikan program mudik gratis tetap berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan.

“Kami menyesuaikan program dengan anggaran yang tersedia, namun tetap mengupayakan pelayanan kepada masyarakat,” kata Tri.

Pada program mudik gratis tahun ini, Pemprov Banten tidak lagi memberikan uang saku kepada peserta. Sebagai gantinya, pemerintah menyediakan kebutuhan dasar selama perjalanan, seperti makan dan makanan ringan.

“Uang saku tidak ada. Kami menyiapkan makan, snack, dan kaos untuk peserta,” ujarnya.

Pemprov Banten membatasi program mudik gratis hanya untuk warga yang memiliki KTP Banten. Pemprov membuka pendaftaran secara daring mulai pertengahan Februari 2026 dengan titik keberangkatan di Terminal Bus Kota Serang.

“Pendaftaran dilakukan secara online khusus bagi warga ber-KTP Banten. Keberangkatan dari Serang dengan tujuan yang sudah kami tentukan,” kata Tri.

Pada Lebaran tahun ini, Pemprov Banten melayani delapan rute tujuan di lima provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera. Selain layanan mudik, Pemprov juga menyiapkan layanan arus balik dari sejumlah daerah menuju Banten.

Baca Juga :  Satpol PP Kembali Beri Peringatan Pedagang Liar di JLS Cilegon

Tri menegaskan, Dishub Banten telah memeriksa seluruh armada dan pengemudi untuk menjamin keselamatan pemudik.

“Armada yang kami gunakan laik jalan, pengemudi profesional, dan semuanya telah kami periksa agar perjalanan aman,” pungkasnya.

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd