Beranda Pariwisata Kunjungan Wisata Gunung Karang Anjlok Akibat Jalan Rusak

Kunjungan Wisata Gunung Karang Anjlok Akibat Jalan Rusak

Suasana objek wisata Lembur Kula di kawasan Gunung Karang, Kabupaten Pandeglang./Madani Prasetia

PANDEGLANG – Wisata di kawasan Gunung Karang, Kabupaten Pandeglang, tengah lesu. Pengelola mengaku jumlah pengunjung anjlok hingga 50 persen dalam tujuh bulan terakhir dan menilai rusaknya akses jalan menjadi penyebab utama.

Pengelola wisata Lembur Kula, Ade Kardiana, mengatakan penurunan kunjungan mulai terasa sejak Januari 2026 dan semakin parah setelah libur Idul Adha. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan para pelaku wisata di kawasan itu.

“Dari data yang ada, sejak Januari sampai sekarang, Juli, kunjungan turun hampir 50 persen. Bahkan setelah Lebaran Idul Adha sampai Juli ini kondisinya semakin sepi,” kata Ade Kardiana, Minggu (5/7/2026).

Menurut Ade, merosotnya jumlah wisatawan bukan semata karena bermunculannya destinasi wisata baru di Pandeglang. Ia menilai faktor terbesar justru kondisi infrastruktur jalan menuju kawasan wisata yang rusak dan tak kunjung diperbaiki.

“Kalau ngobrol dengan pengunjung, kebanyakan mereka mengeluhkan akses jalannya. Suasana alam di sini mereka suka, tapi jalannya yang kurang bagus,” ujarnya.

Ade mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lebih dari lima tahun. Ironisnya, hingga kini belum ada perbaikan meski kawasan wisata dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

“Sudah lebih dari lima tahun jalannya rusak. Belum ada perhatian, padahal kami berusaha mengembangkan wisata ini secara mandiri,” katanya.

Ia juga menyoroti minimnya tindak lanjut pemerintah. Menurutnya, petugas sudah beberapa kali datang melakukan survei dan pengukuran, namun proyek perbaikan tak pernah terealisasi.

“Sejak 2021 sudah beberapa kali diukur dan ditinjau. Tapi sampai sekarang realisasinya tidak ada,” tegasnya.

Ade berharap pemerintah daerah tidak lagi berhenti pada tahap survei semata. Ia meminta perbaikan akses jalan segera diwujudkan agar sektor pariwisata Gunung Karang kembali bergeliat dan perekonomian masyarakat sekitar tidak terus terdampak.

Baca Juga :  Viral Tiket Masuk Pantai Tanjung Lesung Capai Rp60 Ribu Per Orang

“Saya berharap perbaikan jalan itu segera diwujudkan. Jangan hanya datang mengukur, tetapi tidak ada tindak lanjut,” pungkasnya. (Mg-Madani Prasetia)