Beranda Pilkada Serentak 2020 KPU Pandeglang Bolehkan Fasum Jadi TPS

KPU Pandeglang Bolehkan Fasum Jadi TPS

200
0
Ilustrasi - foto istimewa rilitas.com

PANDEGLANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang menjelaskan bahwa pada saat pemilihan umum tanggal 17 April 2019 mendatang panitia bisa menggunakan fasilitas umum (fasum) sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS), kecuali saran ibadah milik warga.

Komisioner KPU Pandeglang Munawar menyampaikan, panitia boleh melakukan pemungutan suara di fasum seperti gedung sekolah. Tapi jika seandainya panitia melakukan pemungutan suara di dalam ruangan, maka ada beberapa syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh panitia sebelum menggunakan ruangan tersebut.

“Yang penting gini, ketersediaan ruang itu memadai dengan penerangan yang jelas kalau akan menggunakan ruangan, kalau menggunakan tenda juga boleh misalkan di halamannya. Prinsipnya gini, tempat pemungutan suara itu prinsipnya mudah dijangkau misalkan oleh penyandang disabilitas,” terang Munawar, Selasa (19/3/2019).

Ia juga mengatakan setiap fasum boleh digunakan untuk melakukan proses pemungutan suara dengan catatan ruangan yang tersedia memadai dan pencahayaan di ruangan mencukupi, yang tidak diperbolehkan hanya tempat ibadah karena dikhawatirkan menggangu aktifitas beribadah.

Selain ketersediaan ruangan dan pencahayaan yang cukup, syarat lain yang harus dipenuhi ketika pencoblosan menggunakan ruangan adalah tempat tersebut dapat diakses atau dipantau oleh masyarakat umum agar proses pemungutan berjalan secara bebas dan rahasia.

“Sepanjang ketersediaan tempat boleh sih, yang penting tidak di sarana peribadahan saja, karena akan digunakan. Selain di tempat umum bisa juga ruangan milik ketua KPPS (milik perorangan-red) misalnya, kebetulan dia mempunyai ruangan yang cukup pada hari itu (pencoblosan-red) dan dapat dipastikan ketika menggunakan ruangan dapat terakses oleh publik, saksi, pengawas dan pemantau. Intinya transparan,” ungkapnya. (Med/Red)