Beranda Pilkada Serentak 2020 KPU Cilegon : Maju di Pilkada 2020, Balon Perseorangan Harus Lolos Verifikasi...

KPU Cilegon : Maju di Pilkada 2020, Balon Perseorangan Harus Lolos Verifikasi Faktual Dulu

158
0
Suasana bimtek Silon ke Tim IT balon perseorangan oleh KPU Cilegon. (Gilang)

CILEGON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon mulai membahas mekanisme dukungan bagi bakal pasangan calon (balon) perseorangan pada Pilkada Cilegon 2020. Pembahasan terkait aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon), dikemas dalam bimbingan teknis (bimtek) dengan melibatkan tim yang dimandatkan oleh dari balon perserorangan.

“Karena kan memang sudah ada tiga pasangan (balon perseorangan) yang sudah menyerahkan mandat Silon, yang salah satunya adalah untuk mendapatkan akses password ke dalam Silon untuk diinput. Jadi peserta bimtek ini adalah Tim IT dari balon perseorangan,” ungkap Ketua KPU Cilegon, Irfan Alfi ditemui di sela bimtek di salah satu hotel di Kota Cilegon, Kamis (9/1/2020).

Ketiga balon perseorangan itu, lanjut Irfan, yakni pasangan Ali Mujahidin – Lian Firman, Lukman Harun – Nasir dan Malim Hander Joni – Hawasi Sabrawi. Tidak mudah ketiga balon dapat melenggang di kontestasi lima tahunan itu. Pasalnya, menurut Irfan, balon diwajibkan untuk mendapatkan syarat dukungan minimal 24.699 kartu identitas yang tersebar di minimal lima kecamatan di Kota Cilegon sebelum akhirnya diserahkan ke KPU pada 19 hingga 23 Februari mendatang untuk dilakukan sejumlah tahapan verifikasi.

“Bimtek pendalaman Silon ini yang menjadi stressing point utamanya adalah karena berbeda dengan 2015, semuanya harus lewat Silon. Print out form-form yang akan menjadi syarat untuk memverifikasi itu dalam bentuk hard copy dari Silon. Yang membedakannya juga adalah, proses verifikasi faktual itu dilakukan sebelum tahapan pendaftaran calon di 16 sampai 18 Juni. Jadi mereka bisa melaju atau tidak dalam pendaftaran itu tergantung dari hasil verifikasi faktual, makanya ini perlu menjadi perhatian bagi balon perseorangan,” terangnya. (dev/red)