Beranda Hukum Korupsi Dana Hibah, Ketua KONI Tangsel Ditetapkan Tersangka

Korupsi Dana Hibah, Ketua KONI Tangsel Ditetapkan Tersangka

Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan Ketua KONI Tangsel atas dugaan korupsi dana hibah - (Foto Ihya/BantenNews.co.id)

TANGSEL – Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan tersangka baru terkait korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Tersangka kedua tersebut berinisial RJ yang merupakan Ketua KONI Tangsel. Diketahui, sebelumnya Kejari juga telah menetapkan tersangka pertama atas nama SHM yang merupakan Bendahara KONI Tangsel.

Saat keluar dari pemeriksaan, RJ tidak mau memberi keterangan kepada awak media. Dirinya langsung menuju ke mobil untuk dilakukan penahanan di Lapas Wanita Tangerang selama 20 hari.

“Ini hasil dari pengembangan penyelidikan bendara KONI yang sebelumnya kita tetapkan sebagai tersangka. Dan hari ini kita telah menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi dana hibah KONI Tangsel, inisialnya RJ menjabat sebagai Ketua KONI Tangsel,” terang Ketua Kejari Tangsel, Aliansyah dalam keterangan pers, Kamis (10/6/2021).

Dilanjutkan Aliansyah, modus yang dilakukan tersangka RJ sama dengan yang sebelumnya, yaitu memanipulasi laporan pertanggung jawaban dana hibah KONI Tangsel tahun 2019.

“Ini mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp1,1 miliar lebih berdasarkan hasil penghitungan kerugian negara oleh inspektorat Kota Tangsel,” terangnya.

Tersangka, kata Aliansyah, telah melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 juncto pasal 18 Undang-undang 31 tahun 1999 tentang pemberatan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dan ditetapkan dalam undang-undang RI tahun 20 tahun 2021 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberatasan tindak pidana korupsi.

“Tersangka diancam hukuman minimal 1 tahun penjara kalau pasal 1, dan maksimal 4 tahun kalau pasal 2,” ungkap Aliansyah.

Diketahui sebelumnya, para tersangka Tipikor tersebut memanipulasi dana hibah Koni Tangsel untuk jalan-jalan di luar Pulau Jawa.

(Ihy/Red)