Beranda Peristiwa Korban Tewas Terlindas Truk di Kota Serang Mahasiswa dari Tangerang

Korban Tewas Terlindas Truk di Kota Serang Mahasiswa dari Tangerang

Kecelakaan lalu lintas terjadi di pusat Kota Serang, Minggu (15/3/2020)

SERANG – Korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Serang-Pandeglang tepatnya di Karundang Masjid Kelurahan Karundang, Cipocok Jaya, Kota Serang ternyata warga Tangerang.

Korban diketahui bernama
Andhika Aditya Buana (18) mahasiswa warga Cisauk Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Korban mengendarai Yamaha Lexi A 4665 ON membonceng Defrizal Juliantoro.

Sebelum kejadian korban melintas dari arah Palima menuju Kota Serang. Diduga pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi. Pada saat di lokasi, secara tiba-tiba dari arah gang Kampung Dalung keluar mobil yang sedang berjalan berbelok melambung.

“Pengendara motor hilang konsentrasi terpelanting menaiki median jalan kemudian terpental menyebrang ke jalur kanan,” kata Kasat Lantas Polres Serang Kota AKP Tesyar Rhofaldi, Minggu (15/3/2020).

Secara bersamaan dari arah Kota Serang menuju Palima melintas kendaraan truck box A 8296 KR yang dikemudikan Anda (39)
warga Desa Sukamukya, Kecamatan Mekarjaya, Pandeglang.

“Sehingga terjatuh dan terlindas. Akibat kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut pengendara Adhika Aditya Buana meninggal di tempat kejadian sedangkan yang di bonceng Defrizal Juliantoro mengalami luka berat,” kata Tesyar.

Kedua korban dievakuasi oleh anggota Unit Laka Lantas Polres Serang Kota ke RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Serang.

Serta kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan mendapat kerusakan dan diamankan di Kantor Unit Laka Lantas Polres Serang Kota untuk proses penyelidikan dan penyidikan.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Lantas mengimbau bahwa keselamatan berkendara sangat penting. Pada umumnya kecelakaan di Serang Kota yang melibatkan kendaraan roda dua karena kelalaian pengendara baik itu melebihi batas kecepatan maupun kurang konsentrasi.

“Kami dari pihak kepolisian tidak henti-hentinya mengedukasi masyarakat agar sadar bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Pihaknya akan lebih memperketat lagi penerbitan SIM, lebih diintensifkan lagi razia kendaraan, lebih sering lagi giat penyuluhan, lebih ditingkatkan lagi kerjasama antar instansi pemangku kepentingan di jalan raya. “Dan yang paling penting kesadaran masyarakat itu sendiri.”

(You/Red)