Beranda Nasional Konten Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Dapat Mengancam Persatuan Bangsa

Konten Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Dapat Mengancam Persatuan Bangsa

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin - foto istimewa

SERANG – Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin mengatakan, pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) di berbagai sektor kehidupan, tidak hanya memberikan banyak manfaat, namun juga membawa tantangan yang tidak ringan.

Seperti penyebaran konten negatif, kabar bohong (hoaks), penipuan, bahkan ajaran kekerasan dan terorisme yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam konteks bangsa Indonesia yang majemuk: multi etnis, agama, bahasa dan budaya, tantangan kesenjangan informasi dapat berubah menjadi ancaman terhadap persatuan dan kesatuan nasional apabila tidak disikapi dengan tepat dan cepat. Karena itu, komitmen kebangsaan harus senantiasa kita jaga agar tidak pernah luntur.

“Hal ini saya sampaikan dalam Musyawarah Nasional ke-VI Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Tahun 2021 melalui konferensi video,” ujarnya dikutip melalui media sosial resminya, Minggu (1/5/2021).

Dikatakan Wapres, aliran informasi begitu cepat dan bebas. Nyaris tanpa batas, baik secara jarak geografis maupun konten atau isinya. Sebagai akibatnya, otoritas institusi-institusi negara, pemerintahan, pendidikan, maupun pranata dan nilai-nilai lokal yang hidup di tengah masyarakat tidak dapat lagi melakukan pencegahan secara dini atau menyaring, apabila beredar suatu konten atau informasi yang tidak sesuai dan selaras dengan nilai-nilai sosial yang ada.

“Saya mendorong Jam’iyah Batak Muslim Indonesia dan ormas-ormas keagamaan serta kedaerahan lainnya untuk mengambil peran dalam upaya bersama merawat persatuan dan kesatuan dengan secara aktif mengajak dan mengedukasi para anggotanya,” imbuhnya.

(Red)