Beranda Kesehatan Kontak dengan Pasien Corona, Anak Wabup Serang Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah

Kontak dengan Pasien Corona, Anak Wabup Serang Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah

 

SERANG – Anak Wakil Bupati (Wabup) Serang Pandji Tirtayasa melakukan isolasi mandiri di rumahnya sejak hari Sabtu,‎ (14/3). Hal itu dilakukan atas saran dari dokter usai kontak anak Wabup diketahui berkumlul dengan temannya yang  salah satunya diketahui suspect virus covid-19.

Dikonfirmasi wartawan, Pandji Tirtayasa mengatakan, anak perempuannya tersebut bersama sekitar 20norang temannya sesama dokter spesialis mengobrol‎ di satu acara pada Kamis (12/3/2020) lalu. Saat itu  anak yang sedang menyelesaikan studi spesialis jantungitu tidak mengetahui bahwa salah seorang temannya ternyata positif corona.

Teman anakya, kata Wabup, diketahui positif corona setelah melakukan pemeriksaan kesehatan. Memgetahuinsalah seorang rekannya positif, anak Wabup itu berinisiatif memeriksakan kesehatannya karena  khawatir sempat kontak dengan temannya yang positif corona. Anak wabup langsung melakukan pengecekan ke RS Tarakan, kemudian dokter merekomendasikan untuk diisolasi.

“Jadi mengisolasi diri sendiri saja itu mah,‎ tadinya di Tarakan tapi kata dokter spesialis paru diisolasi di rumah saja, jadi di kamar sendiri, keluarga saja gak ada yang nengok, anaknya juga diungsikan, dia juga gak mau ditengok, gak boleh berkomunikasi dengan yang lain” kata Panji, Senin (16/3/2020).

Ia mengungkapkan, saat ini anaknya tersebut kondisinya masih baik-baik saja‎ dan tidak menunjukan ada keluhan apapun. Namun demikian ia mengaku masih menunggu hasil tes labaratorium air liur yang hasilnya keluar Selasa (17/3/2020) ini.

“Hasil lab darah normal, rontgen juga normal. Tinggal menunggu hasil lab air liur,” ujarnya.

Dikatakan, jika misalkan hasil lab air liur positif maka langsung akan dijemput petugas medis dari crisis center dari Jakarta‎ mungkin dibawa ke Sulanti, Persahabatan atau Pertamina. “Mudah-mudahan hasilnya negatif,” ujarnya.

Ia mengatakan, anaknya  tengah menempuh studi kedokteran, dan tengah menyusun tesis di Rumah Sakit Harapan Kita.”Insya allah Juni lulus spesialis jantung, yang 20 juga teman-temannya sama spesialis jantung,” tuturnya. (ink/red)