Beranda Uncategorized Konsep Penghuni di IKN Smart Forrest City, Pastikan Hutan Tetap Terlindungi

Konsep Penghuni di IKN Smart Forrest City, Pastikan Hutan Tetap Terlindungi

Presiden Joko Widodo - foto istimewa

SERANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan kriteria bagi penduduk yang akan menempati Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ia mengatakan konsep yang dibawa bagi penghuni di IKN ini adalah smart forrest city, yaitu memastikan jika hutan di sekitarnya tetap terlindungi.

Jokowi mengatakan jika penduduk yang bermukim di IKN mayoritas adalah pejalan kaki, atau menggunakan transportasi ramah lingkungan seperti sepeda. Presiden RI ke7 itu menyebut jika IKN sudah merancang standar dan aturan turunan tentang tata hidup kota hutan yang ketat.

“Yang hidup di sini (IKN) adalah pejalan kaki, itu di nomor paling atas, kedua yang naik sepeda, dan ketiga yang naik transformasi umum. jadi Bukan yang naik mobil pribadi,” ujar Jokowi pada sambutan di Rapim TNI-Polri di Cilangkap, Jakarta Timur.

Jokowi mengatakan pemindahan IKN ini telah didasari oleh kajian-kajian ilmiah baik dari sisi lingkungan, ekonomi, sosial dan lain sebagainya. Menurutnya perlu langkah berani untuk mengambil kebijakan tersebut demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau tidak kita eksekusi kajian-kajian yang ada sampai kapan pun tidak akan terjadi. memang butuh keberanian,” kata Jokowi dalam keterangannya, Rabu (2/3/2022).

Jokowi menilai selama ini pembangunan di Indonesia hanya berpusat di Pulau Jawa saja. Melalui pemindahan IKN ini, dirinya optimis jika pembangunan akan merata di seluruh daerah.

“Kita ingin adanya pemerataan, bukan Jawa Sentris, tapi Indonesia Sentris. 58% PDB ekonomi, perputaran ekonomi itu ada di Jawa, padahal kita memiliki lebih 17 ribu pulau” papar Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan jika pemindahan IKN ini juga dimaksudkan untuk meminimalisir ketimpangan ekonomi. Apalagi, Jokowi menyebut jika IKN Nusantara ini telah disetujui oleh mayoritas fraksi di DPR.

“Agar tidak terjadi ketimpangan ekonomi, kemudian kita eksekusi dan kita putuskan IKN, yaitu Nusantara, dan secara politik ketatanegaraan sudah disetujui oleh delapan fraksi dari sembilan fraksi yang ada di DPR” jelas Jokowi.

(Red)