SERANG – Tumpukan sampah yang masih mencemari Sungai Cibanten mendorong Komunitas Peduli Sungai Banten menggelar aksi bersih-bersih sungai. Kegiatan tang digelar besok, Sabtu (6/6/2026), akan menyasar aliran Sungai Cibanten dari Jembatan Kidemang hingga Jembatan Angsana.
Koordinator Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, mengajak masyarakat, relawan, komunitas lingkungan, dan pecinta alam untuk turun langsung membersihkan sampah yang mengotori sungai.
Menurut Lulu, kondisi Sungai Cibanten masih menghadapi persoalan serius akibat sampah yang menumpuk di sejumlah titik.
Kondisi tersebut tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga mengancam ekosistem sungai dan berpotensi memicu banjir saat musim hujan.
“Kami mengajak masyarakat ikut terlibat dalam aksi nyata menjaga lingkungan. Sungai yang bersih menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat dan keberlangsungan ekosistem,” kata Lulu melalui rilis yang diterima BantenNews.co.id, Jumat (5/6/2026).
Aksi bersih-bersih akan dimulai pukul 07.30 WIB dengan titik kumpul di Jembatan Kidemang, Kota Seramg. Relawan kemudian bergerak menyisir aliran sungai hingga Jembatan Angsana untuk mengangkut sampah yang menumpuk di bantaran maupun badan sungai.
Lulu meminta peserta membawa perlengkapan pendukung seperti karung jaring, tali, alat angkut sampah, golok tebas, tramontina, trash bag, garukan sampah, dan peralatan lain yang dapat mempercepat proses pembersihan.
Ia menegaskan, upaya menjaga kebersihan sungai tidak bisa hanya mengandalkan komunitas atau pemerintah. Masyarakat juga harus mengambil peran aktif dengan tidak membuang sampah ke sungai dan ikut menjaga lingkungan sekitar.
“Setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Komunitas Peduli Sungai Banten berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga sungai terus meningkat sehingga Sungai Cibanten dapat terbebas dari pencemaran sampah.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
