Beranda Pendidikan Komisi V DPRD Banten Apresiasi Program Jalan Bang Andra dan Sekolah Gratis

Komisi V DPRD Banten Apresiasi Program Jalan Bang Andra dan Sekolah Gratis

Anggota Komisi V DPRD Banten H. Hasbi Sidik.

SERANG – Komisi V DPRD Provinsi Banten mengapresiasi berbagai capaian program Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni yang dinilai berhasil menghadirkan kebijakan pro rakyat, khususnya melalui program pembangunan infrastruktur Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dan Program Banten Cerdas.

Anggota Komisi V DPRD Banten H. Hasbi Sidik mengatakan, program Bang Andra menjadi langkah strategis dalam mengurangi disparitas pembangunan antara wilayah utara dan selatan Banten.

Melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Pemprov Banten fokus memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pemerataan pembangunan hingga pelosok desa. Pada tahun 2025, sebanyak 62 ruas jalan desa yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten telah berhasil dibangun dan diresmikan.

“Program Bang Andra sangat positif karena mampu mengikis disparitas pembangunan antara wilayah utara dan selatan Banten. Infrastruktur jalan desa yang dibangun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hasbi Sidik.

Menurutnya, pembangunan jalan desa tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Dengan infrastruktur jalan yang semakin baik, akses masyarakat menjadi lebih mudah. Ini tentu akan mendorong percepatan kemajuan wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Banten,” katanya.

Hasbi juga menilai pembangunan infrastruktur jalan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM, petani, dan sektor usaha lokal lainnya.

“Infrastruktur yang baik akan mempermudah distribusi hasil usaha masyarakat, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan membantu pertumbuhan UMKM di daerah,” tambahnya.

Selain sektor infrastruktur, Komisi V DPRD Banten juga mengapresiasi capaian melalui Program Sekolah Gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKH swasta. Sejak mulai dijalankan pada 2025, program ini telah membebaskan biaya pendidikan bagi 60.705 siswa kelas X di 801 sekolah swasta di seluruh Banten.

Baca Juga :  Golok Terasah Tajam pada Minggu Sebelum Meletus Geger Cilegon

Pada tahun 2026, cakupan program kembali diperluas dengan mulai menyasar Madrasah Aliyah (MA). Program Banten Cerdas dan Sekolah Gratis yang dinilai mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banten, khususnya pada indikator angka lama sekolah.

Hasbi menyebut program sekolah gratis yang kini menjangkau sekolah swasta, termasuk Madrasah Aliyah, merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan akses pendidikan.

“Program sekolah gratis ini sangat baik karena tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta termasuk Madrasah Aliyah. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang merata bagi masyarakat Banten,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti juga memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai terobosan pendidikan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten.

Menurut Hasbi, apresiasi tersebut menjadi bukti bahwa program pendidikan di Banten mendapat perhatian positif di tingkat nasional.

“Mendikdasmen RI memberikan apresiasi kepada Pemprov Banten yang dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi pendidikan. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi agar program-program pendidikan di Banten terus diperluas dan ditingkatkan,” kata Hasbi.

Ke depan, pihaknya berharap jangkauan program pendidikan gratis dapat terus diperluas agar semakin banyak anak-anak di Banten memperoleh kesempatan pendidikan yang layak.

Hasbi juga berharap ke depan Provinsi Banten dapat melahirkan lebih banyak sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi muda berkualitas dan berdaya saing.

“Kami berharap ke depan lahir lebih banyak sekolah unggulan di Provinsi Banten, baik negeri maupun swasta, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing di masa depan,” ujar Hasbi Sidik.

Menurutnya, keberadaan sekolah unggulan akan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperkuat daya saing pendidikan di Provinsi Banten.

Baca Juga :  Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Ribuan Guru di Tangsel Bakal Jalani Rapid Test

Tim Redaksi