Beranda Bisnis Komisaris dan Direktur Bank Muamalat Ikuti Webinar Strategi Penerapan GRC

Komisaris dan Direktur Bank Muamalat Ikuti Webinar Strategi Penerapan GRC

465
0

 

JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia (BMI) Tbk adakan Webinar Strategi Penerapan Governance, Risk Management and Compliance (GRC), Selasa (11/05/2021)

Acara ini di didukung penuh oleh Muamalat Institute selaku anak perusahaan BMI, Adapun peserta webinar ini adalah Komisaris Utama Ilham Habibie beserta Dewan Komisaris dan Presiden Direktur Achmad K. Permana dan Direksi BMI.

Executive Director Muammalat Institute Anton Hendrianto menjelaskan, Bank Muamalat Indonesia (BMI) memberikan pelatihan untuk Dewan Komisaris dan Dewan Direktur agar dapat terus terbaharukan perihal Governance Risk Management and Compliance (GRC) dalam mendukung kinerja yang berkesinambungan pada tahun yang menantang. Dikatakan, semakin tajamnya kompetisi sektor finansial pada era digital, maka pembekalan pada level pejabat senior perbankan harus dilakukan secara berkala.

“Program ini sangat baik untuk seluruh Dewan Komisaris, Dewan Direksi dan Pejabat Senior Perbankan Nasional. Ini semua demi menciptakan perbankan nasional yang semakin sehat dan mapan,” ujar Anton yang merupakan pejabat senior di BMI.

Fasilitator Muamalat komisaris dan direktur memiliki awareness yang tinggi terhadap penerapan GRC yang terintegrasi untuk mendukung kinerja Bank Mualamat. “Para peserta telah memahami bahwa GRC memiliki peran untuk memujudkan Principled Performance. Jadi GRC tidak hanya memenuhi tuntutan regulator, namun sekaligus untuk mewujudkan kinerja,” ungkapnya.

Abdurrahman menambahkan, peserta juga memahami tentang GRC dari perspektif regulasi yang saat ini masih parsial namun bisa dijadikan rujukan dalam menerapkan GRC. Peserta juga telah memahami GRC Capability Model yang dikembangkan oleh Open Compliance & Ethical Group (OCEG) sebagai integrated GRC sebagai model terintegrasi yang terdiri dari 4 elemen utama yaitu Learn, Align, Perform & Review dan 20 komponen.

“GRC yang akan diterapkan juga dapat mengakomodir transformasi digital banking dari sisi pengelolaan risiko internal bank dan dalam kolaborasi dengan eksternal sebagai bagian dari ekosistem digital banking,” ungkapnya. (Red)