Beranda Pendidikan KKM 87 Untirta Bantu Kembangkan UMKM di Lebak

KKM 87 Untirta Bantu Kembangkan UMKM di Lebak

1047
0
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) TEMATIK Kelompok 87 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menggelar salah satu program kerja yaitu pengembangan ekonomi kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Lebak

SERANG – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) TEMATIK Kelompok 87 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar salah satu program kerja yaitu pengembangan ekonomi kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berkerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak.

Kegiatan ini menggandeng pelaku UMKM di Desa Kaduagung Barat. Hal itu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memberdayakan kemampuan usaha pelaku UMK.

Sosialisasi Pengembangan Ekonomi Kreatif dan UMKM yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM Untirta Kelompok 87 ini dilaksanakan di Balai Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak mendapatkan sambutan hangat dari pemilik UMKM setempat.

“Dengan sosialisasi ini diharapkan para pelaku usaha UMKM mampu mendapatkan pendampingan baik dalam pengembangan usahanya, pelaku usaha UMKM yang di dominasi dari ekonomi menengah ke bawah juga diharapkan mendapat untung yang sebesar-besarnya dengan modal yang sedikit-dikitnya setelah menyimak pemaparan dari kepala dinas Koperasi dan UMKM Kab Lebak.” ujar Masnan selaku Ketua Kelompok KKM melalui siaran tertulis, Rabu (7/8/2019).

UMKM di Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak ini ada sebanyak 60 usaha yang terdaftar, namun sayangnya potensi tersebut tidak diimbangi oleh kemampuan marketing dan packaging yang mempuni.

Bahkan sebagian besar kendala UMKM di Kabupaten Lebak bisa buat, tapi tidak bisa jual dan kurangnya modal.

“Sesuai visi dan misi Kabupaten Lebak yaitu Lebak Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Nasional Berbasis Potensi Lokal dimana dalam pengembangan UMKM diwajibkan membuat legalitas pelaku usaha/kegiatan tertentu sehingga pemilik sertifikat mendapatkan kepastian dan perlindungan dalam berusaha di lokasi yang telah ditetapkan, mendapatkan pendampingan untuk pengembangan usaha, mendapatkan kemudahan dalam akses pembiayaan ke lembaga keuangan bank dan non-bank.” kata Babay Imroni, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak.

Di berharap sosialisasi mengenai UMKM di wilayahnya tersebut bisa memberikan wawasan kepada masyarakat dan menjelaskan bagaimana cara-cara memulai sebuah usaha agar masyarakat bisa menjalankan usahanya tersebut dengan baik dan efektif.

“Di sisi lain, dengan adanya usaha sendiri masyarakat dapat menumbuhkan tingkat perekonomian keluarganya dan juga perekonomian desa ikut bertumbuh secara bertahap,” katanya.

(Red)