Beranda Pendidikan KKM 42 Untirta Ajak Siswa MTs di Serang Tolak Rokok Sejak Dini

KKM 42 Untirta Ajak Siswa MTs di Serang Tolak Rokok Sejak Dini

Mahasiswa KKM 42 Untirta foto bersama dengan siswa MTs di Serang. (Istimewa)

SERANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa Tematik (KKM-T) Reguler 42 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengedukasi siswa kelas VII MTs Mathla’ul Falah Siremen, Kabupaten Serang, tentang bahaya rokok dan pentingnya membangun pergaulan sehat.

Kegiatan bertajuk “Pergaulan Sehat, Masa Depan Hebat: Cegah Rokok, Wujudkan Generasi Berkualitas” berlangsung pada Jumat (24/7/2026). Tim KKM Untirta mengajak para pelajar memahami dampak rokok terhadap kesehatan sekaligus memperkuat keberanian menolak ajakan merokok dari lingkungan pergaulan.

Dosen Keperawatan Untirta, Ns. Baiq Fitria Frisma Lita mengatakan, remaja merupakan kelompok yang rentan terpengaruh lingkungan sehingga edukasi harus dimulai sejak dini.

“Remaja berada pada masa transisi, sedang mencari jati diri, memiliki rasa penasaran yang tinggi, dan mulai lebih banyak berinteraksi dengan teman sebaya. Pada fase inilah edukasi positif perlu diberikan agar mereka memiliki bekal dalam menentukan pilihan yang baik,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Baiq menjelaskan dampak rokok terhadap kesehatan, ekonomi, dan lingkungan. Ia juga mengingatkan para siswa agar berani menolak tekanan teman sebaya yang mengajak merokok.

Guru MTs Mathla’ul Falah Siremen, Lutfi, mengakui edukasi tersebut masih sangat dibutuhkan. Menurutnya, pihak sekolah masih menemukan sejumlah siswa yang merokok di luar lingkungan sekolah saat jam istirahat.

“Karena itu mereka perlu diberikan pemahaman sejak sekarang mengenai bahaya rokok. Kami berharap setelah kegiatan ini siswa semakin sadar dan tidak lagi mencoba merokok,” katanya.

Antusiasme siswa terlihat selama sesi diskusi. Beberapa peserta mengaku baru mengetahui bahwa rokok tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga dapat mengganggu fungsi jantung dan otak. Mereka juga menyatakan komitmen untuk menjauhi rokok dan menghindari paparan asap rokok.

Baiq berharap materi yang diterima siswa tidak berhenti di ruang kelas, tetapi menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. Ia mendorong para pelajar menjadi contoh bagi teman sebaya dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi kebiasaan merokok.

Baca Juga :  Wamen LHK Dorong Pengelolaan Sampah Lebih Efektif di Kabupaten Serang

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd