
TANGSEL – Pelaksana realisasi kebun raya Puspitek, mantan Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie ternyata menyukai pohon beringin jenis Ficus Benjamina Variegata yang ditanamnya di Puspitek pada tahun 1984.
Namun tak disangka, pohon besar tersebut ternyata mempunyai kisah misteri tersendiri.
Menurut analis kebon botanik dan kebersihan lingkungan kawasan Puspitek Dede Kusmawan mengungkapkan, saat pertama kali BJ Habibie meresmikan pohon beringin tersebut, di hari berikutnya (selisih 1 hari), mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi itu membacakan pidato kelengserannya dari kursi Presiden, dan di saat itu juga, lanjut Dede, pohon tersebut tiba-tiba diserang hama ulat.
“Padahal tumbuhan lain banyak di sekitaran beringin itu, tapi ini malah semua ulat itu menyerbu pohon beringin itu. Untung saja saya langsung menanganinya. Itu memang kejadian aneh sih,” ungkap Dede kepada BantenNews.co.id sembari mengelilingi pohon beringin itu, Kamis (12/9/2019).
Dede mengatakan, bukan hanya pohon yang ditanam BJ Habibie saja yang mengalami hal itu, melainkan juga presiden ke 5 Megawati Soekarnoputri.
“Ya sama, Bu Mega juga kan pernah menanam pohon di sini, nah pas hari bu Mega melakukan pidato kepresidenan begitu, pohon yang ditanamnya itu tiba-tiba di serang hama ulat,” ujarnya.
Dede tidak berani mengatakan bahwa pohon yang ditanam dua mantan presiden itu mempunyai hal-hal yang mistis dan sakral atau tidak, namun yang pasti, kata Dede, hal itu menjadi pelajaran bagi pihaknya agar selalu merawat tanaman-tanaman yang ada di kebun Puspitek.
Diberitakan sebelumnya bahwa, mantan Presiden ke-3 itu wafat pada Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Subroto pada usia 83 tahun. (Ihy/Red)