KAB. SERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, mengungkapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) dengan capaian kinerja terendah pada evaluasi triwulan pertama 2026.
Zaldi mengatakan, rendahnya nilai DPUPR dipengaruhi sejumlah indikator penting, mulai dari perencanaan pengadaan barang dan jasa melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), hingga realisasi fisik program yang belum sesuai target.
“Kalau triwulan satu, yang paling rendah justru Dinas PUPR. Karena berkaitan dengan SiRUP, perencanaan pengadaan, dan realisasi fisik kegiatan,” kata Zaldi, Jumat (5/6/2026).
Meski begitu, ia menegaskan, hasil evaluasi triwulan pertama belum menjadi gambaran akhir kinerja perangkat daerah karena masih tersisa tiga triwulan untuk melakukan perbaikan.
Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi peringatan bagi DPUPR agar segera mempercepat pelaksanaan program dan meningkatkan kinerja sesuai indikator yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Ini menjadi warning agar terus meningkatkan kinerja sesuai parameter yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Zaldi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang saat ini menerapkan sistem evaluasi berkala terhadap seluruh OPD.
Penilaian tersebut mengacu pada lima indikator utama, termasuk realisasi anggaran dan kesesuaian pelaksanaan program dengan rencana kerja yang telah ditetapkan sejak awal tahun.
Setiap ketidaksesuaian antara target dan realisasi akan berdampak langsung terhadap nilai capaian kinerja OPD.
“Kalau ada ketidaktepatan dalam pelaksanaan program maupun realisasi anggaran, tentu akan menurunkan nilai capaian kinerja OPD,” katanya.
Hasil evaluasi tersebut kemudian disusun dalam bentuk pemeringkatan kinerja OPD setiap triwulan dan dilaporkan langsung kepada Bupati Serang sebagai bahan pengambilan kebijakan serta evaluasi kinerja perangkat daerah.
“Setiap triwulan kami laporkan ranking OPD kepada Ibu Bupati berdasarkan lima kriteria penilaian yang telah ditetapkan,” tegas Zaldi.
Zaldi menyebut, evaluasi tersebut menjadi salah satu instrumen Pemkab Serang untuk mengawasi efektivitas penggunaan anggaran sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan program pembangunan di seluruh perangkat daerah.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
