Beranda Pendidikan Khawatir Angka Covid-19 Melonjak, Belajar Tatap Muka SMA/SMK Mundur Desember

Khawatir Angka Covid-19 Melonjak, Belajar Tatap Muka SMA/SMK Mundur Desember

4189
0
Gubernur Banten, Wahidin Halim saat memberikan keterangannya pers - (Foto Iyus/BantenNews.co.id)

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk tingkat SMA/SMK/SKh akan normal kembali pada Desember 2020. Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) mengatakan, untuk pelaksanaan KBM tahun ajaran baru yang dimulai pada 13 Juli mendatang masih dilakukan secara online (dalam jaringan/daring).

Ia mengaku, pihaknya khawatir jika proses KBM tatap muka dilakukan mulai tahun ajaran baru ini akan terjadi lonjakan kasus. “Saya belum mau, khawatir kalau kita buka terjadi kelonggaran, terjadi pelanggaran apalagi sekolah itu berbahaya kan harus sampai titik aman,” kata WH, Senin (6/7/2020).

Meski begitu, WH menilai, perkembangan kasus Covid-19 di Banten cenderung menurun. “Kalau kita melihat perkembangannya (Covid19) sekarang, Desember ya bisa dimulai normal,” ujarnya.

WH mengungkapkan, pembukaan sekolah SMA/SMK/SKh tidak akan secara bertahap melainkan serentak sampai tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19. Terkait subsidi untuk biaya pulsa internet, WH mengaku sudah menganggarkan melalui Bantuan Operasional Daerah (Bosda) untuk siswa senilai Rp5,5 juta pertahun.

“Melalui Bosda juga kita bantu juga kan, ada pulsa yang kita subsidi. Pertahun per siswa Rp5,5 juta dibagi saja 12 bulan,” jelasnya.

Saat ini, kendala para siswa terutama di daerah terpencil sulitnya sinyal. Untuk itu, Dindik Banten sudah melakukan langkah-langkah antisipasi agar siswa dapat belajar. “Fasilitasnya kaya handphone sekarang mereka sudah pada punya. Sekarang bukan buat belajar malah buat pacaran,” tutupnya. (Mir/Red)