Beranda Pilkada Serentak 2020 Ketua TKD Jokowi-Amin di Banten Kehilangan Kursi Parlemen

Ketua TKD Jokowi-Amin di Banten Kehilangan Kursi Parlemen

Presiden Jokowi didampingi Sulan Banten Ratu Bagus Bambang Wisanggeni, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Kapolda Banten Brigjen Pol Teddy Minahasa Putra ziarah ke Banten Lama. (Foto: Istimewa)

SERANG – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Amin di Banten, Asep Rahmatullah dipastikan tak akan lolos kembali ke parlemen. Ketua DPRD Banten periode 2014-2019 tersebut tak lolos lantaran PDIP tak mendapatkan jatah kursi di Kota Serang sebagai daerah pemilihan (dapil) tempat Asep mencalonkan diri.

Asep yang juga ketua DPD PDIP Banten gagal mengamankan satu dari lima kuota kursi DPRD Banten dari dapil Kota Serang. Hasil rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang Selasa (7/5/2019) perolehan PDIP dan Caleg DPRD Banten hanya mendaptkan 27.827 suara. PDIP kalah bersaing dengan 5 partai lain di Kota Serang.

Berikut perolehan suara tertinggi Partai dan Caleg DPRD Provinsi Banten di Kota Serang: (1) Gerindra 48.629; (2) Golkar 45.918; (3) PKS 39.834; (4) NasDem 35.597; (5) PPP 35.308; (6) PDIP 27.827.

“Dari rapat pleno ini tergambar konfigurasi sebaran suara peserta pemilu ya itu kelihatan. Lima kursi jatah Kota Serang di provinsi Banten sudah dapat tertebak partai mana yang lolos,” kata Komisioner KPU Kota Serang, Fierly Murdiyat Mabruri, Selasa (7/5/2019).

Seperti diketahui, pada Pileg 2014 lalu PDIP menjadi partai pemenang di Banten dengan perolehan 15 kursi dan 842.690 suara. Saat itu Asep berhasil mengamankan satu dari lima kuota kursi DPRD Banten dari dapil Kota Serang.

Dikonfirmasi akan perolehan suara tersebut, Asep Rahmatullah mengatakan, salah satu penyebab dirinya terpental dari kursi wakil rakyat adalah dampak dari pemilu serentak. Dimana pelaksana Pileg dan Pilpres dilaksanakan bersamaan. Atmosfer politik yang dinamis, terutama di pilpres membuat suara parpolnya tergerus.

“Mungkin ya (imbas suara Jokowi-Amin) karena jujur untuk di Kecamatan Kasemen dan Cipocok DPRD Kota Serang saja hilang mungkin imbas dari posisi itu (Jokowi kalah), padahal caleg itu incumbent juga,” kata Asep. (You/Red)