Beranda Gaya Hidup Ketika WFH Berdampak Pada Produktivitas Kerja

Ketika WFH Berdampak Pada Produktivitas Kerja

1148
0
Ilustrasi - foto istimewa gobagi.com

SERANG – Pandemi yang terjadi saat ini telah mengubah kultur bekerja yang sebelumnya sulit untuk diubah. Adanya pembatasan aktivitas di luar rumah, melahirkan kebijakan Work From Home (WFH) untuk pekerja dalam melakukan pekerjaannya di rumah.

Dialihkannya pekerjaan dari rumah, membuat pertemuan tatap muka telah tergantikan. Konferensi virtual menjadi strategi jarak jauh bagi para pekerja, khususnya karyawan dalam transisi virtual.

Dilansir dari Small Biz Daily, ilmuwan mengatakan rapat virtual melalui panggilan video (video call) terasa lebih membebani karyawan daripada rapat konvensional.



Beban rapat virtual yang berlebih juga bisa berdampak pada peningkatan produktivitas kerja.

Penelitian Wundamail tahun 2020 dikutip dari Tech Republic menunjukkan adanya 42% dari total 20.000 karyawan yang disurvei, merasa adanya rapat virtual secara terus menerus sangat mengganggu kinerja dan tidak produktif.

Mereka juga menyoroti sejumlah anggota dalam tim yang sering tidak memberikan kontribusi apa pun, menunjukkan bagaimana rapat virtual terkadang dinilai sepele bagi sebagian besar karyawan.

Dilansir dari Tech Republic, Gianpiero Petriglieri, ilmuwan pengembangan kerja karyawan menemukan masalah rapat virtual terasa lebih berat bagi karyawan.

Aktivitas rapat yang memaksa otak bekerja lebih ekstra untuk berkomunikasi lewat video dinilai sebagai penyebab utama. Dikatakan Petriglieri, dalam konferensi video otak dipaksa melihat isyarat non-verbal seperti ekspresi, bahasa, dan suara. Belum lagi masalah jaringan membuat komunikasi terdistraksi.

Faktor internal manusia juga menjadi penekanan. Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial memiliki sifat yang kompleks. Petriglieri menyebutnya self complexity.

Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki kebutuhan akan interaksi dan berkegiatan dengan orang lain. Dalam konferensi virtual yang hilang adalah interaksi sosial. Hal ini berindikasi pada timbulnya perasaan negatif seperti cemas yang dapat menurunkan produktivitas dalam bekerja.

Penelitian Wundamail 2020 dalam Tech Republic mengatakan bahwa perusahaan atau instansi perlu mengurangi obrolan video dan mulai memperkenalkan pembaruan otomatis dan tertulis ke dalam pengaturan jarak jauh untuk menjaga tingkat produktivitas kerja. (Afifah/mg/red)