Beranda Cinta Ketika Gebetan Menghilang Usai Kencan Pertama

Ketika Gebetan Menghilang Usai Kencan Pertama

409
0
Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

Pernah melewatkan momen romantis bareng gebetan, tapi sampai saat ini ia tak menghubungi kita lagi?

Ya, tak sedikit orang yang terjebak situasi dilematis ini saat berjuang menemukan cinta sejati. Lalu, apa yang harus kita lakukan saat situasi dilematis ini berlarut-larut?

Pada titik tertentu, kita harus menerima kenyataan jika orang yang kita taksir tak lagi memiliki perasaan yang sama.

Urusan asmara memang bukan hal mudah. Selalu banyak hal dilematis yang mewarnai perjalanan cinta umat manusia.

Tapi, kita tak perlu khawatir. Ada sederet saran dari pakar kencan yang bisa membantu kita mengatasi masalah dilematis ini.

Jika sudah beberapa hari usai kencan kita masih belum menemukan kabar si dia, jangan panik. Kita juga tak perlu putus asa dalam mencari cinta sejati.

Kita harus tetap tenang dalam menghadapi segala situasi, termasuk dalam masalah percintaan.

Ada beberapa alasan yang bisa saja membuat si dia belum menghubungi kita.

Menurut psikolog kencan dan hubungan, Madeleine Mason Roantree, ada sejumlah kemungkinan alasan mengapa si dia tak kembali menghubungi kita usai kencan pertama.

1. Tertarik pada orang lain

Alasan ini memang bisa menjadi pil pahit yang tak enak untuk ditelan, terutama ketika ia benar-benar menghilang usai kencan pertama.

Kita harus berani mengakui kenyataan pahit ini, dan kembali bangkit untuk mencari cinta yang baru.

2. Terlalu sibuk

Alasan ini memang terdengar klise. Tapi, hal semacam ini benar-benar bisa terjadi dalam realita.

Beberapa orang bisa menjadi sangat sibuk, entah karena pekerjaan atau apa pun yang membuatnya lupa pada diri sendiri, terutama urusan hati.

Kelalaian semacam ini kerap terjadi pada mereka yang memiliki sifat pelupa. Jadi, sebelum berpikir buruk cobalah untuk merenungkan hal ini.

3. Tak tertarik pada kita

Ini alasan paling umum yang membuat seseorang menghilang usai kencan pertama. Jika ia memang tak terarik pada kita, jangan mudah kecewa.

Bisa saja ini terjadi bukan karena ada yang salah dengan diri kita. Kemungkinannya, ia belum benar-benar mengenal kepribadian kita.

Meski sebelumnya ia adalah teman kita, kemungkinan besar ia belum mengenal kepribadian kita untuk konteks hubungan romantis.

Jadi, jangan putus asa dan menganggap diri kita buruk. Jodoh akan kita dapatkan jika kita berusaha maksimal.

Yang harus kita lakukan?

Saat ini terjadi, kita harus tetap move on dan melanjutkan hidup. Bagaimana pun, hidup kita tergantung pada keputusan yang kita ambil saat ini.

Kita perlu mengambil tindakan demi masa depan kita.

Mengambil asumsi negatif hanya membuat kita semakin terjebak dalam situasi dilematis ini.

Jadi, cobalah untuk mencari tahu alasan si dia tak lagi menghubungi kita.

Mason menyarankan agar kita mengirim pesan terlebih dahulu agar kita tak hanya menebak-nebak apa yang terjadi.

Menurut Mason, sangat penting untuk langsung menanyakan alasan si dia menghilang tanpa bertele-tele.

Bertele-tele hanya menyebabkan lebih banyak kesalahpahaman, atau yang paling mengerikan, kita terjebak dalam friend zone.

“Jika kamu tertarik dan kamu pikir ia memiliki rasa yang sama, ajak si dia untuk jalan bersama lagi,” ucap Mason dilansir kompas.com.

Selain mengirim pesan, Mason mengatakan, kita juga bisa langsung menelepon si dia.

Jika kita belum mengenal si dia dengan baik, kata Mason, sebaiknya kita hanya mengirim pesan untuk mendapatkan kejelasan.

Berikut beberapa contoh pesan yang bisa kita kirim demi mendapatkan kejelasan.

– “Hai, aku benar-benar senang bertemu dengan kamu. Apa kamu mau bertemu lagi?”

– “Saya berencana untuk menonton film. Apa kamu mau ikut?”

– “Saya ingin mengajak kamu Kencan. Kamu punya waktu enggak?”

Ini strategi terbaik jika kita berpikir si dia masih menyimpan perasaan untuk kita. Banyak orang merasa gengsi untuk melakukan hal ini.

Baca juga: Jatuh Cinta Bisa Sebabkan Perubahan Gen?

Sadarilah, membuat semuanya menjadi jelas adalah cara terbaik daripada memutus komunikasi tanpa ada alasan yang jelas.

“Ditolak bukan pengalaman yang menyenangkan,” ucap pelatih kencan bernama James Preece.

Menurut dia, bisa jadi si dia menghentikan berkomunikasi demi menghindari kecanggungan jika mengutarakan penolakan secara langsung.

“Tapi, jika kamu menyukainya, tak masalah untuk mengiriminya pesan. Meski nanti ia tak membalas pesan kita, setidaknya kita sudah tahu apa yang harus dilakukan” tambah dia.

Pahamilah, saat seseorang menyukai kita, kata Preece, ia pasti meluangkan waktu untuk menghubungi kita.

Untuk itu, Preece menyarankan agar kita tak selalu mengecek ponsel hanya menunggu pesan dari dia, usai melakukan kencan pertama.

Preece mengatakan, diam terkadang menjadi hal baik tetapi memperlakukan seseorang dengan tidak hormat adalah hal buruk.

Jadi, kita tak perlu buang-buang waktu hanya demi orang lain.

“Jika ia tak menghormatimu, cari orang lain. Kamu tak akan rugi dengan sesekali mengirim pesan. Tapi, jangan melakukan hal lebih dari itu,” ucap dia. (Red)