Beranda Bisnis Ketika Aroma Durian Memanggil Pengendara di Jalan Raya Mancak

Ketika Aroma Durian Memanggil Pengendara di Jalan Raya Mancak

Tumpukam durian di salah satu lapak pedagang di Jalan Raya Serang-Gunungsari. (Iyus/bantennews)

KAB. SERANG – Aroma khas durian menyambar dari tepi Jalan Raya Serang-Gunungsari, Mancak, Kabupaten Serang. Tumpukan buah berduri memenuhi lapak sederhana milik Obi. Dari kejauhan, aroma tajamnya sudah cukup mengundang pengendara untuk memperlambat laju kendaraan.

Obi menjadi salah satu penjual yang mengandalkan musim durian untuk meraup rezeki. Ia menawarkan buah dengan ukuran dan kualitas yang beragam, sehingga pembeli bisa memilih sesuai selera dan isi kantong.

Harganya pun cukup variatif. Obi menjual durian mulai dari Rp50 ribu per buah. Ada pula paket Rp100 ribu untuk tiga buah, bahkan Rp100 ribu untuk lima buah. Untuk durian dengan kualitas tertentu, harganya bisa mencapai Rp75 ribu hingga Rp100 ribu per buah.

“Kalau harga macam-macam. Ada Rp100 ribu tiga, Rp100 ribu lima. Ada yang Rp50 ribu, Rp75 ribu, sampai Rp100 ribu per buah,” ujar Obi, Selasa (18/8/2026).

Di tengah lalu lintas yang terus bergerak, pembeli datang silih berganti. Ada yang berhenti sekadar membeli satu atau dua buah, ada pula yang membawa beberapa durian sekaligus untuk keluarga di rumah.

Obi mengaku, tak pernah menghitung secara pasti jumlah durian yang terjual setiap hari. Namun, dari aktivitas jual beli yang terus mengalir, omzetnya bisa mencapai belasan juta rupiah dalam sehari.

“Kalau jual per hari enggak pernah ngitung,” katanya.

Bagi Obi, durian Serang punya daya tarik tersendiri. Ia menyebut daging buahnya tebal dan rasanya lezat. Karakter itu membuat durian lokal tetap memiliki penggemar, meski pembeli kini memiliki banyak pilihan durian dari berbagai daerah.

Durian lokal Serang memang memiliki sejumlah varietas yang dikenal dengan karakter masing-masing. Siroti, misalnya, terkenal dengan daging lembut dan rasa manis khas. Sitembaga memiliki warna daging kuning kemerah-merahan, sedangkan Sinangka tampil dengan daging kuning cerah dan rasa manis yang kuat.

Baca Juga :  BI Banten Gelar KKB 2024 : Dorong UMKM dan Pariwisata Banten

Durian lokal Serang juga identik dengan daging yang tebal dan biji yang relatif kecil. Saat buah terbelah, aroma kuat langsung menyeruak, sementara dagingnya menawarkan perpaduan rasa manis legit, lembut, hingga sensasi creamy pada beberapa varietas.

Karakter itulah yang membuat durian bukan sekadar buah musiman bagi Obi. Di pinggir jalan, di antara debu kendaraan dan panas matahari, durian menjadi dagangan yang mampu menggerakkan roda ekonomi sekaligus membawa cita rasa lokal Serang langsung ke tangan pembeli.

Bagi penggemarnya, satu buah durian tak sekadar menawarkan rasa. Ada aroma, tekstur, dan kenangan yang membuat mereka rela menepi, memilih buah terbaik, lalu membawanya pulang.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah