
LEBAK – Untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Ali Zamroni, melakukan peninjauan ke gudang Perum Bulog Sub Divre Lebak–Pandeglang di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (27/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ali Zamroni didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak, M Agil Zulfikar, dan disambut oleh Pimpinan Cabang Bulog Lebak–Pandeglang, M Syaukani, beserta jajaran.
Ali Zamroni mengungkapkan, berdasarkan data dari Bulog, stok beras di wilayah Lebak dan Pandeglang saat ini mencapai sekitar 25 ribu ton. Khusus di gudang Bulog Warunggunung, stok tercatat sebanyak 1.073 ton, melebihi kapasitas gudang yang hanya mampu menampung 1.000 ton.
“Stok pangan, khususnya beras, dalam kondisi sangat mencukupi. Bahkan di beberapa gudang terjadi overkapasitas. Ini menunjukkan ketersediaan pangan kita aman,” ujar Ali Zamroni.
Ia menegaskan, ketersediaan tersebut menjadi jaminan bagi masyarakat bahwa kebutuhan pangan, terutama beras, tetap terpenuhi, termasuk dalam menghadapi potensi gejolak harga maupun kondisi darurat.
“Ini menjadi bukti bahwa kita memiliki stok pangan yang melimpah. Stok tersebut dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat Lebak dan Pandeglang hingga satu tahun ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, M Agil Zulfikar menyampaikan bahwa besarnya stok pangan di gudang Bulog membuktikan bahwa isu kekurangan pangan yang beredar tidak benar.
“Saya pastikan stok pangan cukup melimpah. Di gudang Warunggunung saja kapasitasnya 1.000 ton, namun yang tersedia mencapai 1.073 ton,” ucapnya.
Di sisi lain, M Syaukani menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyerapan gabah dari petani serta menjaga stabilitas pasokan di gudang.
“Dengan stok yang mencapai 25 ribu ton, kami memastikan kebutuhan masyarakat di Lebak dan Pandeglang terpenuhi. Bahkan gudang Warunggunung saat ini sudah melebihi kapasitas,” jelasnya.
Ia menambahkan, Bulog akan terus mengoptimalkan distribusi dan pengelolaan stok agar kualitas tetap terjaga serta tidak terjadi penumpukan di satu titik.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan, khususnya beras, karena stok yang tersedia dinilai lebih dari cukup hingga tahun depan.
Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo