Beranda Pariwisata Kesultanan Banten: Jaga Toleransi, Insya Allah Indonesia Tak Akan Bubar

Kesultanan Banten: Jaga Toleransi, Insya Allah Indonesia Tak Akan Bubar

258
0
Foto istimewa Beritasatu.com

SERANG  – Ketua Kenadziran Kesultanan Banten, KH Tb. Abbas Wasseh berpesan agar terus berjuang melawan intoleransi. Menurut Kiai Abbas, jika rakyat Indonesia saling menghormati dan saling menjaga maka negara ini tidak akan bubar.

“Toleransi itu sudah ada sejak dulu di Kesultanan Banten ini, sejak abad ke-15. Islam dibangun di Kesultanan Banten ini adalah Islam untuk semua. Islam yang saling menjaga, saling menghormati setiap agama” kata Kiai Abbas saat acara rangkaian Solidarity Tour di Banten Rombongan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Serang, Sabtu (9/3/2019).

Kiai Abbas menambahkan, “Inilah kebhinneka tunggal ikaan yang harus dipelihara. Insya Allah, saya optimistis Indonesia tidak akan bubar jika kebhinekaan dan toleransi dijaga.”

Kunjungan ke Kesultanan Banten Lama ini juga dihadiri Ketua DPP PSI, Tsamara Amany. Menurut Tsamara, PSI memiliki kesamaan misi dengan Kesultanan Banten Lama. Bentuk toleransi Kesultanan Banten Lama terhadap agama lain, seperti membangun vihara yang tidak jauh dari lokasi Masjid Agung Banten dapat dijadikan panutan bagi kaum muda di Indonesia.

“Rencana kami silaturahmi dalam rangka minta nasehat dan wejangan. Kami senang sekali bisa bertemu. Kita punya perjuangan yang sama dengan kiai untuk memberantas korupsi dan menjaga pertiwi dari diskriminasi.” ujar Tsamara Amany yang juga Caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta II.

Kiai Abbas, yang pernah menjabat anggota DPRD Banten, mengaku banyak melihat praktik politik uang selama ia menjabat anggota dewan. Karena itu, Kiai Abbas memutuskan untuk mundur dari perpolitikan.

“Berat jadi pemimpin. Ada permainan amplop-amplop yang tidak baik. Kita ini yang masih sehat, masih waras, tidak usah ikut-ikutan,” kata Kiai Abbas.

Pada silahturahmi ini, Kiai Abbas berpesan kepada PSI agar terus berjuang sebagai partai baru. Kiai Abbas juga menaruh harapan optimistis kepada PSI untuk mendorong Indonesia agar tidak terpecah belah.

“Saya optimistis melihat semangat generasi-generasi muda di PSI untuk membawa Indonesia agar tidak bubar,” tutupnya.

Kunjungan PSI di Serang merupakan pemberhentian kedua dalam Solidarity Tour Banten setelah Pandeglang. Pada Minggu 10 Maret 2019, PSI direncanakan mengunjungi Tangerang Raya. (Red)

Sumber : Beritasatu.com