Beranda Peristiwa Kesal Kerbaunya Diejek, Pria di Pandeglang Bacok Tetangga

Kesal Kerbaunya Diejek, Pria di Pandeglang Bacok Tetangga

Anggota Polsek Cibaliung melihat kondisi Rasidi korban pembacokan di Puskesmas. (Memed/bantennews)

PANDEGLANG – Candaan saat menggembala kerbau berubah menjadi aksi berdarah di Kabupaten Pandeglang. Rasidi, warga Kampung Cupu, Desa Cijalarang, Kecamatan Cimanggu, mengalami luka bacok di wajah setelah berselisih dengan tetangganya, Karsa.

Berdasatkan informasi, pertikaian itu dipicu ejekan terhadap kerbau milik korban.

Kapolsek Cibaliung, AKP Asep Jamal mengatakan, peristiwa itu terjadi di saung persawahan Blok Pasir Salak, kawasan Perum Perhutani, Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat kejadian, korban, pelaku, dan dua warga lainnya sama-sama menggembalakan kerbau. Suasana awalnya berlangsung santai hingga pelaku melontarkan komentar yang menyinggung kerbau milik korban.

Menurut Asep, pelaku menyebut kerbau milik korban tetap beringas meski sudah dicocok hidungnya. Pelaku bahkan sesumbar bisa mematikan kerbau tersebut hanya dengan satu pukulan.

Korban yang tersinggung langsung menegur pelaku agar berhenti menghina kerbaunya. Adu mulut pun memanas hingga korban menantang pelaku untuk mengarahkan keberaniannya kepada manusia, bukan hewan.

“Tadinya mereka bercanda saat menggembala kerbau. Pelaku mengatakan kerbau korban sudah dicocok hidungnya tetapi masih susah diatur, bahkan mengaku bisa mematikannya kalau dipukul. Korban kemudian berkata, kalau berani bacok jangan kerbaunya, bacok orangnya saja. Pelaku menjawab siapa takut, lalu langsung membacok korban,” kata Asep, Selasa (28/7/2026).

Dua warga yang berada di lokasi segera melerai perkelahian dan merebut golok dari tangan pelaku. Mereka kemudian membawa korban ke Puskesmas Cibaliung karena mengalami luka bacok di bagian wajah.

“Warga langsung melerai, membuang golok pelaku, membawa korban ke puskesmas, lalu melapor ke Polsek Cibaliung,” ujarnya.

Menerima laporan itu, polisi langsung bergerak menuju lokasi. Dalam perjalanan, petugas justru bertemu pelaku yang sedang menunggu jemputan keluarganya di pinggir jalan.

Baca Juga :  Kritik Pemerintah, Warga 2 Desa di Pendaglang Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Petugas segera mengamankan pelaku untuk menghindari kemungkinan amukan warga. Polisi kemudian membawa pelaku ke Mapolres Pandeglang untuk menjalani pemeriksaan.

“Pelaku sudah kami amankan. Korban sudah pulang dari puskesmas dan masih menjalani rawat jalan sehingga belum bisa kami mintai keterangan,” jelas Asep.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan pelaku mengaku melakukan pembacokan secara spontan tanpa motif dendam.

“Pelaku mengaku tidak memiliki dendam. Perselisihan itu terjadi spontan setelah mereka bertengkar soal kerbau,” tutup Asep.

Penulis : Memed
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd