
PANDEGLANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, mendadak terhenti. Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukaratu Majasari 06 tak lagi beroperasi setelah kepala satuan pelayanan tersebut mengundurkan diri dan tidak diketahui keberadaannya.
Kondisi itu membuat distribusi makanan bergizi bagi penerima manfaat ikut tersendat. Tak hanya masyarakat penerima manfaat yang terdampak, para relawan yang menggantungkan penghasilan dari operasional dapur tersebut juga ikut kehilangan pemasukan.
Salah seorang relawan, Sujarwo, mengatakan dapur MBG sudah tidak beraktivitas sejak awal Juni 2026.
“Benar, sejak awal Juni Pak Agustia (kepala SPPG) sudah tidak ada di dapur. Dapur tidak berjalan,” kata Sujarwo saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2026).
Sujarwo menyebut kepala SPPG Sukaratu Majasari 06 bernama Agustia Mahendra. Berdasarkan informasi yang diterimanya, Agustia diketahui berasal dari luar Pulau Jawa.
Keberadaan Agustia disebut sudah tidak terlihat di dapur sejak 24 Mei 2026. Sejak saat itu, aktivitas dapur terhenti hingga berdampak pada penyaluran MBG.
“Imbasnya bukan hanya kepada masyarakat penerima manfaat, tapi kami juga sebagai relawan sangat terdampak dari segi ekonomi. Selama dapur ini tidak beroperasi, kami tidak memiliki penghasilan,” ujarnya.
Sujarwo berharap pergantian kepala SPPG segera dilakukan agar dapur MBG dapat kembali beroperasi.
“Saya selaku perwakilan para relawan berharap Kepala SPPG Sukaratu Majasari 06 segera diganti, supaya dapur bisa berjalan kembali,” katanya.
Terhentinya operasional dapur juga dirasakan sejumlah lembaga pendidikan yang selama ini menerima distribusi MBG.
Cecep, PIC Kampung Pasir Angin yang menaungi Pondok Pesantren Miftahul Huda dan PAUD Nurul Wahid, mengatakan distribusi MBG dari SPPG Sukaratu Majasari 06 sudah tidak diterima selama sekitar tiga pekan terakhir.
“Ini juga dari ponpes pada nanyain terus, dari PAUD juga kapan katanya ada MBG lagi. Soalnya kalau sekolah-sekolah lain pada dikirim,” ujar Cecep.
Menurut dia, sekitar 296 penerima manfaat masih menunggu kepastian penyaluran MBG dari dapur SPPG Sukaratu Majasari 06.
“Harapannya supaya dapur SPPG Sukaratu Majasari 06 bisa secepatnya beroperasi kembali,” tuturnya.
Terpisah, Koordinator Kecamatan (Korcam) Majasari, Fitra Rianto, mengatakan proses pergantian kepala SPPG saat ini tengah berjalan.
Dia menyebut Badan Gizi Nasional (BGN) telah menerbitkan nota dinas terkait pergantian kepala SPPG tersebut.
“Artinya kalau sudah ada nota dinas itu diprioritaskan untuk segera dicarikan kepala SPPG yang baru. Biasanya rentang waktunya sekitar satu bulan, karena itu kewenangannya bagian SDM dan organisasi BGN langsung,” kata Fitra.
Fitra berharap pengganti kepala SPPG segera ditetapkan sehingga operasional dapur kembali berjalan dan penerima manfaat tidak terus menunggu.
“Semoga segera dimunculkan kepala SPPG yang baru, agar para penerima manfaat juga bisa kembali terlayani MBG lagi,” pungkasnya.
Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor: Usman