TANGERANG – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang, Muladi Widastomo, memastikan keamanan dan kerahasiaan data responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia juga membantah berbagai isu yang mengaitkan hasil sensus dengan perpajakan maupun kebocoran data pribadi.
Muladi mengatakan, BPS memberikan jaminan perlindungan data sesuai ketentuan perundang-undangan. Menurutnya, BPS hanya menggunakan data sensus untuk kepentingan penyusunan statistik dan perencanaan pembangunan nasional.
“Memang kami memahami banyak kekhawatiran dan isu yang beredar, baik di TikTok maupun media sosial lainnya. Banyak yang meragukan keamanan data. Kami menjamin kerahasiaannya melalui undang-undang. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak pernah terjadi kebocoran data, baik sengaja maupun tidak sengaja oleh Badan Pusat Statistik,” kata Muladi di kawasan Mal TangCity, Kota Tangerang, Rabu (8/7/2026).
Muladi menjelaskan, sistem digital yang digunakan dalam Sensus Ekonomi 2026 memiliki standar keamanan yang ketat. Seluruh data responden langsung masuk ke server pusat dan tidak dipublikasikan secara terbuka berdasarkan nama maupun alamat.
“Ketika kami mempublikasikan hasil sensus, yang kami tampilkan bukan data by name by address. Data langsung masuk ke server pusat, lalu kami sajikan dalam bentuk data agregat, misalnya sektor perdagangan, transportasi, dan sektor lainnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, masyarakat umum tidak dapat mengakses data rinci milik responden. BPS hanya memberikan akses terbatas kepada pemangku kepentingan tertentu untuk mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Data by name by address hanya dapat diakses oleh stakeholder tertentu, misalnya kepala daerah, untuk mendukung penyusunan kebijakan. Masyarakat umum tidak bisa mengakses data tersebut. Dan yang paling penting, pendataan ini sama sekali tidak berkaitan dengan perpajakan,” tegasnya.
Muladi berharap pelaku usaha tidak ragu memberikan data kepada petugas sensus karena seluruh informasi yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik nasional.
Penulis : Mg-Dwi Muksin Yulianto
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
