Beranda Politik Kenadziran Kembalikan Rencana Deklarasi #2019GantiPresiden ke Warga

Kenadziran Kembalikan Rencana Deklarasi #2019GantiPresiden ke Warga

114
0
Ilustrasi - foto istimewa pepnews.com

SERANG – Pihak Kenadziran Makam Maulana Yusuf, Kasunyatan, Banten mengembalikan keputusan pemberian izin deklarasi #2019GantiPresiden kepada masyarakat. Hal ini dilakukan setelah acara yang akan digelar di area halaman parkir tempat peziarahan ini menuai pro kontra.

Sarmani, salah seorang pemuda Kasunyatan, Banten menilai, pemilihan tempat kegiatan di Kasunyatan Banten hanyalah alternatif pilihan ketika sekelompok massa yang akan menggelar deklarasi #2019GantiPresiden tidak mendapatkan izin menggunakan Alun-alun Barat Kota Serang dan StadionĀ  Maulana Yusuf Ciceri. Dua lokasi itu tak diizinkan karena akan digunakan untuk acara kirab obor Touch Relay Asian Games.

“Awalnya hanya alternatif aja setelah di Alun-alun dan Stadion tidak diberikan izin, kita mah hanya menyediakan tempat aja. Kalau memang tidak boleh harusnya pemerintah setempat memberikan solusi untuk tempat karena sebagai warga negara kan sama-sama punya hak,” ucap Sarmani.

KH Tubagus Romli selaku Kenadziran Kasunyatan Banten mengatakan, dirinya memberikan izin dengan maksud agar lokasi wisata religi di Kasunyatan Banten dapat lebih dikenal masyarakat luas sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi warga sekitar.

Namun dirinya juga tidak mengetahui jika kegiatan tersebut disinyalir bermuatan politis dan memiliki unsur mencari simpatik serta suara untuk Pemilihan Presiden pada tahun 2019 mendatang.

“Mau siapapun yang terpilih nanti itu adalah bagian dari demokrasi, saya terus terang tidak ada keberpihakan. Saya memberikan izin atas dasar musyawarah dengan warga RT dan RW setempat, tujuannya untuk mengenalkan Kasunyatan Banten kepada masyarakat luas,” jelasnya, Selasa (7/8/2018) malam.

Dikatakan, jika sekarang mendapat penolakkan pihaknya akan mengembalikan lagi kepada masyarakat. “Mau itu jadi atau tidak pihak Kenadziran akan legowo. Saya juga telah sampaikan situasi ini ke pihak penyelenggara untuk duduk bersama dengan masyarakat yang menolak untuk mencari solusi yang terbaik,” imbuhnya. (You/Red)