Dailymotion Facebook Instagram Pinterest Telegram TikTok Tumblr Twitter WhatsApp Youtube
  • Pemerintahan
    • DPRD Banten
    • Pendidikan
      • Komunitas
      • Kampus
    • Advertorial
  • Hukum
  • Politik
    • Pemilu 2024
  • Bisnis
    • Info Lowongan Kerja di Banten
    • Kuliner
    • Teknologi
  • Nasional
    • Internasional
    • Opini
  • Gaya Hidup
    • Pariwisata
    • Kesehatan
    • Artis
    • Cinta
    • Olahraga
    • Hikmah
      • Ramadan
  • Peristiwa
    • Sosial
    • Sosok
    • Video
  • Tulis Artikel
Cari
Dailymotion Facebook Instagram Pinterest Telegram TikTok Tumblr Twitter WhatsApp Youtube
Selasa, 14 Juli 2026
BantenNews.co.id -Berita Banten Hari Ini
  • Pemerintahan
    • DPRD Banten
    • Pendidikan
      • Komunitas
      • Kampus
    • Advertorial
  • Hukum
  • Politik
    • Pemilu 2024
  • Bisnis
    • Info Lowongan Kerja di Banten
    • Kuliner
    • Teknologi
  • Nasional
    • Internasional
    • Opini
  • Gaya Hidup
    • Pariwisata
    • Kesehatan
    • Artis
    • Cinta
    • Olahraga
    • Hikmah
      • Ramadan
  • Peristiwa
    • Sosial
    • Sosok
    • Video
  • Tulis Artikel
Beranda Bisnis Kemendagri Tunjuk Bank Banten Jadi BPD Percontohan Elektronifikasi Transaksi untuk Dongkrak PAD
  • Bisnis

Kemendagri Tunjuk Bank Banten Jadi BPD Percontohan Elektronifikasi Transaksi untuk Dongkrak PAD

Selasa 14 Juli 2026, 19:32 WIB
Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp
Linkedin
Telegram
LINE
    Direksi Bank Banten foro bersama usai MoU dengan Kemendagri. (Istimewa)

    SERANG – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjuk PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) percontohan dalam implementasi transaksi elektronifikasi di pemerintah daerah guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Penunjukan tersebut ditandai dengan penandatanganan Non-Disclosure and Data Sharing Agreement (NDAS) antara Bank Banten dan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Bina Keuda) Kemendagri di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

    Acara itu dihadiri Direktur Pendapatan Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri Teguh Narutomo, Kepala Bapenda Provinsi Banten Berly Rizki Natakusumah, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami, serta jajaran terkait.

    Direktur Pendapatan Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri, Teguh Narutomo, mengatakan Bank Pembangunan Daerah memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui digitalisasi transaksi.

    Karena itu, Kemendagri akan mengawal pelaksanaan program percontohan tersebut agar berjalan cepat dan memberikan hasil nyata.

    “Kami percayakan Banten menjadi daerah percontohan,” kata Teguh.

    Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menyatakan Bank Banten siap menjalankan amanah tersebut. Ia optimistis kolaborasi dengan pemerintah daerah akan memperkuat kontribusi Bank Banten terhadap peningkatan PAD.

    Busthami juga mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Banten menempatkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di Bank Banten agar sinergi pengelolaan keuangan daerah semakin optimal.

    “Salah satunya melalui dukungan seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten dengan menempatkan RKUD di Bank Banten,” ujarnya.

    Untuk mendukung program itu, Bank Banten terus meningkatkan kualitas layanan di kantor cabang dan gerai Samsat. Perseroan juga memperkuat sistem operasional serta memperluas layanan transaksi digital, termasuk melalui QRIS dan Virtual Account.

    “Kami terus memperbarui layanan digital, seperti QRIS dan Virtual Account, agar transaksi keuangan semakin mudah dan mendukung peningkatan PAD,” jelas Busthami.

    Baca Juga :  Permohonan Mundur Sekda Banten Alot, Ini Kata Kemendagri

    Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Banten, Berly Rizki Natakusumah, menyambut baik penunjukan Banten sebagai daerah percontohan. Menurutnya, Bapenda terus memperluas kanal pembayaran pajak secara elektronik untuk mempermudah masyarakat.

    Saat ini masyarakat dapat membayar pajak melalui marketplace, aplikasi SIGNAL, layanan Samsat Keliling (Samling), hingga program penagihan pajak secara door to door.

    Berly mengungkapkan, berbagai upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada Mei 2026, sektor pendapatan mencatat surplus, sedangkan realisasi pendapatan pada triwulan pertama dan kedua tumbuh positif sekitar 35 persen.

    “Transaksi elektronik untuk pembayaran pajak sudah berjalan cukup masif,” katanya.(***)

    Facebook
    Twitter
    Pinterest
    WhatsApp
    Linkedin
    Telegram
    LINE
      BantenNews.co.id

      📲 Baca berita lebih cepat lewat aplikasi BantenNews.co.id

      Download on Play Store
      BantenNews.co.id adalah website media online yang menyajikan berita seputar Banten berbadan hukum resmi PT Visi Siber Banten
      Hubungi kami: rdkbantennews@gmail.com
      Dailymotion Facebook Instagram Pinterest Telegram TikTok Tumblr Twitter WhatsApp Youtube
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Tentang Kami
      • Lowongan Kerja
      • Privacy Policy
      • Terms & Conditions
      © PT Visi Siber Banten 2016-2025