Beranda Olahraga Kejar PON 2032, Pemprov Banten Mulai Bangun Infrastruktur Sport Center

Kejar PON 2032, Pemprov Banten Mulai Bangun Infrastruktur Sport Center

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan saat diwawancarai di Pendopo Gubernur Banten.

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai membangun infrastruktur pendukung untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032.

Pemprov menargetkan seluruh sarana dan prasarana utama rampung pada 2030 agar memiliki waktu cukup untuk evaluasi dan penyempurnaan sebelum menjadi tuan rumah bersama Lampung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, Pemprov memilih skema pembangunan bertahap menggunakan APBD agar persiapan tidak bergantung sepenuhnya pada dukungan APBN.

Saat ini Pemprov Banten masih menyusun rencana kerja sekaligus mengajukan dukungan pembiayaan kepada pemerintah pusat. Namun, sejumlah proyek fisik sudah mulai berjalan sejak 2026.

“Belum ada nominal bantuan. Kami sedang menyusun rencana kerja dan permohonan dukungan pembiayaan ke pusat,” kata Arlan, Senin (2/6/2026).

Pemprov Banten memusatkan pembangunan di kawasan Banten International Stadium yang diproyeksikan menjadi jantung penyelenggaraan PON 2032. Selain menata kawasan sport center, pemerintah juga akan membangun sejumlah venue baru untuk memenuhi kebutuhan berbagai cabang olahraga.

“Yang pasti penataan kawasan sport center dan pembangunan tambahan venue,” ujarnya.

Arlan menjelaskan, pembangunan infrastruktur pendukung sudah berjalan secara bertahap. Salah satu proyek yang kini berlangsung yakni penambahan area parkir untuk meningkatkan kapasitas kawasan olahraga.

“Dari 2026 sudah kami kerjakan secara bertahap menggunakan APBD,” ungkapnya.

Berdasarkan perhitungan sementara, kebutuhan anggaran pembangunan sarana dan prasarana pendukung PON 2032 mencapai sekitar Rp500 miliar. Pemprov akan mengalokasikan anggaran tersebut secara bertahap hingga seluruh pekerjaan selesai.

Pemprov menargetkan seluruh pembangunan utama selesai pada akhir 2030. Setelah itu, pemerintah akan memanfaatkan tahun 2031 untuk menguji kesiapan fasilitas, memperbaiki kekurangan, dan menyempurnakan seluruh sarana sebelum digunakan pada ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

Baca Juga :  Apa Iya Helldy Bakal Tempati Rumah Dinas Walikota Cilegon Selama Menjabat?

“Untuk kebutuhan sekitar Rp500 miliar. Pembangunan dilakukan bertahap dan kami targetkan seluruhnya selesai pada 2030. Tahun 2031 fokus pada evaluasi dan penyempurnaan,” tegas Arlan.

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd