Beranda Peristiwa Kecelakaan Moge Vs Matic di Tangsel, Ibu Muda Tewas

Kecelakaan Moge Vs Matic di Tangsel, Ibu Muda Tewas

Ilustrasi - foto istimewa medcom.id

TANGSEL – Kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Hotel Santika Premiere Bintaro, Jalan Boulevard Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Kecelakaan melibatkan Motor Gede (Moge) vs Motor Matic.

Akibat kecelakaan lalu lintas di Bintaro tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia yakni ibu muda berinisial H. Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada, Minggu (1/8/2021).

Kecelakaan tersebut melibatkan dua pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja hijau dengan plat nomor Z 6666 GG dan motor Honda Beat Biru dengan plat nomor B 6047 WYV.

Informasi kecelakaan itu viral di media sosial, setelah diunggah akun Instagram @infobintaro.id. Terlihat dalam video itu memperlihatkan kerumunan orang, pun juga anggota kopolisian setempat melakukan evakuasi terhadap ibu muda tewas tersebut.

“Akibat kejadian tersebut satu orang korban berjenis kelamin perempuan meninggal dunia. Untuk seluruh korban jiwa dan korban luka juga sudah dibawa ke rumah sakit. Saat ini kasusnya sudah di tangani Unit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Selatan,” dikutip dari suara.com (jaringan BantenNews.co.id).

Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama mengatakan akibat dari kecelakaan tersebut, pengendara Beat berinisial H tewas (Ibu muda) di tempat lantaran mengalami luka parah dibagian kepala. Sedangkan pengendara moge berinisial AS alami luka ringan.

Menurutnya, kecelakaan tersebut bermula saat pengendara moge kawasaki AS sedang sunday morning ride (sunmori) bersama sejumlah moge lainnya melaju dari fly over Permata menuju persimpangan Penabur.

“Ya jadi tadi pagi itu biasa anak-anak motor lagi sunmori. Persis di depan Hotel Santika itu ada pengendara motor Beat dikendarai korban mungkin hampir kelewat dari kecepatan normal tiba-tiba rem mendadak mau belok ke kiri,” katanya.

“Nah ini moge di belakang entah dia nggak jaga jarak atau kurang waspada dia hajar, nabrak dari belakang motor Beat ini,” sambungnya.

Nanda menuturkan, dari kondisi dua motor yang terlibat kecelakaan itu dan rekaman CCTV jalan sekitar diduga pengendara moge AS melaju dengan kecepatan tinggi.

“Kalau dari foto yang beredar dari CCTV yang kita cek kayaknya lumayan kenceng, tapi untuk kecepatannya berapa persisnya belum tahu karena masih pemeriksaan,” tuturnya.

Akibat dari kecelakaan tersebut, korban H yang merupakan ibu-ibu berusia setengah abas 50 tahun itu tewas di tempat karena alami luka parah dibagian kepala.

Sedangkan AS, pengendara moge masih berusia 17 tahun itu hanya mengalami luka ringan. Sementara motor bagian depannya hancur.

“Korban terpental, kepalanya alami benturan pendarahan dan meninggal di TKP. Pengendara moge luka ringan masih bisa jalan dan berdiri,” ungkapnya.

Diketahui, saat itu AS yang menabrak pengendara lain perempuan 50 tahun itu sedang berkendara bersama teman-temannya.

“Sunmori bareng temen-temennya, ada sekitar tiga-4 motor,” sebut Nanda.

Kondisi terkini, korban H yang tewas kemudian dibawa ke RSUP Fatmawati Jakarta. Sedangkan AS kini masih menjalani pemeriksaan di Polres Tangsel.

Nanda mengaku, hingga saat ini pihaknya masih belum dapat menyimpulkan siapa yang salah dalam kecelakaan tersebut.

“Untuk naik jadi tersangka pengendara mogenya kita belum bisa kasih statement siapa yang salah dan yang benar, masih menunggu hasil pemeriksaan,” pungkasnya.

(Red)