Beranda Peristiwa Kecelakaan Mengerikan Mobil Tertusuk Pembatas Jalan Tujuan Serang

Kecelakaan Mengerikan Mobil Tertusuk Pembatas Jalan Tujuan Serang

214
0
Mobil Ayla Nomor Polisi A 1766 FR menabrak pembatas jalan. Tidak hanya itu, mobil juga tampak tertusuk pembatas jalan. Peristiwa kecelakaan tunggal ini terjadi di tol fungsional Pekalongan di KM 325 pada Jumat (22/6/) siang tadi. Kejadian itu diduga akibat mengantuk. - foto istimewa

SERANG – Mobil Ayla Nomor Polisi A 1766 FR menabrak pembatas jalan. Tidak hanya itu, mobil juga tampak tertusuk pembatas jalan. Peristiwa kecelakaan tunggal ini terjadi di tol fungsional Pekalongan di KM 325 pada Jumat (22/6/) siang tadi. Kejadian itu diduga akibat mengantuk.

“Tidak ada korban jiwa. Korban mengalami luka-luka dan sudah mendapat penanganan medis di rumah sakit,” kata Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Bobby Anugrah Rachman dilansir detikcom.

Menurutnya kecelakaan tunggal terjadi akibat pengemudi mengantuk namun dipaksakan terus untuk mengemudi. Kondisi mobil rusak dibagian kaca hingga pecah. Potongan besi pembatas jalan dengan lebar 40-an cm jalan dan panjang lebih dari 2 meter masuk ke dalam mobil dari kaca depan hingga tembus kaca bagian belakang.

loading...

“Tadi sudah kita mintai keterangan. Pengemudi mengantuk dan menabrak pagar pembatas. Mereka satu keluarga dari Madiun tujuan Serang, Banten,” jelasnya.

Selain di jalur tol fungsional, kecelakaan terjadi juga di jalur Pekalongan-Banjarnegara. Sebuah mobil terbakar terbakar di tanjakan Gunung Sri, Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Jumat (22/6/2018) siang.

“Untuk kebakaran mobil di Linggo Gunung Sri) adalah mobil Grand Livina. Satu keluarga juga. Tidak ada korbanya,” tambah Bobby Anugrah Rahman.

Dijelaskan Bobby, dari keterangan yang didapat dari pihak pengemudi sebelum terjadi kebakaran, asap terlihat dari dalam kap mobil. Bagian dalam mobil juga ikut terbakar.

“Tidak ada korban jiwa, semuanya sudah tertangani,” kata Bobby.

Dengan dua kejadian tersebut, Bobby berharap bagi pengemudi untuk tidak memaksakan melanjutkan perjalanan bila kondisi fisik pengemudi maupun kendaraan kurang sehat.

“Sebelum melakukan perjalanan jauh, sebaiknya cek kondisi kendaraan. Dan yang terpeting jangan terus melanjutkan perjalanan bila mengantuk. Beristirahatlah bila mengantuk di rest area yang disediakan,” jelasnya. (Red)

loading...