Beranda Peristiwa Kecelakaan Maut, Menantu dan Mertua Tewas Tertabrak Avanza di Serang

Kecelakaan Maut, Menantu dan Mertua Tewas Tertabrak Avanza di Serang

147
0
Ilustrasi - foto istimewa liputan6.com

SERANG – Kecelakaan maut kembali terjadi. Kali ini korbannya dua orang yakni  Askar (53), dan Samsudin (35) warga Kampung Parigi, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Hubungan keduanya mertua dan menantu.

Kedua korban mengendarai Honda Kharisma A 4352 AZ saat kecelakaan dan tewas mengenaskan setelah bertabrakan dengan Toyota Avanza A 1137 F di Jalan Raya Palka, tepatnya di Kampung  Babadan, Desa Pancanegara, Kabupaten Serang, Sabtu (28/7/2018).

Diperoleh keterangan, kecelakaan maut antara kendaraan minibus dengan motor ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Sebelum terjadi musibah, Honda Kharisma yang dikendarai Askar membonceng Samsudin meluncur dari arah Pal Lima mengarah ke Cinangka. Diduga mertua dan menantu dalam perjalanan pulang.

Setiba di lokasi kejadian berjalan kendaraan Avanza yang dikemudikan Eki Baihaqi (41), warga Kampung Pasar, Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang yang datang dari arah berlawanan. Eki berusaha mengambil jalur kanan untuk menghindari pejalan kaki yang berjalan di bahu jalan.

Karena kendaraan terlalu ke kanan, kendaraan Avanza ini seketika menghantam Kharisma. Akibat benturan hebat kedua korban yang mengendarai motor terpental dari kendaraanya.

Sedangkan motor yang tersangkut di mobil sempat terseret beberapa meter. Akibat luka yang cukup parah, kedua pengendara ini tewas di lokasi kejadian.

Petugas Unit Lakalantas yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan pengamanan TKP. Setelah melakukan pengaman, kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang, sedangkan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Mapolres Serang Kota.

Kasatlantas Polres Serang Kota, AKP Ali Rachman belum dapat dikonfirmasi namun peristiwa kecelakaan yang menewaskan dua orang ini dibenarkan Brigadir Doni Rukmanda, petugas Unit Lakalantas. Meski demikian, pihaknya tidak berani untuk memberikan keterangan terkait kejadian itu.

“Untuk keterangan lebih jauh, silakan konfirmasi ke Kasatlantas,” ungkap Brigadir Doni. (You/Red)

loading...