Beranda Peristiwa Kecelakaan Kapal Ferry Berulang, Massa Tuntut Kepala ASDP dan KSOP Dicopot

Kecelakaan Kapal Ferry Berulang, Massa Tuntut Kepala ASDP dan KSOP Dicopot

Massa yang mengatasnamakan Laskar NKRI menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Rabu (28/10/2026) - (Foto Usman Temposo/BantenNews.co.id)

CILEGON – Massa yang mengatasnamakan Laskar NKRI menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Rabu (28/10/2026).

Dalam aksinya mereka mendesak pencopotan pimpinan PT ASDP Indonesia Ferry dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Desakan tersebut disuarakan sebagai bentuk protes atas kecelakaan kapal yang disebut berulang kali terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Massa menilai evaluasi terhadap keselamatan pelayaran belum berjalan maksimal sehingga diperlukan langkah tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Ketua Laskar NKRI Kabupaten Serang, Ilham Dana Prima, menegaskan bahwa pencopotan pimpinan ASDP dan KSOP menjadi salah satu tuntutan utama dalam aksi tersebut.

“Kita datang ke sini karena kita peduli, karena banyak nyawa saudara-saudara kita yang dipertaruhkan. Sudah satu tahun ini kecelakaan kapal terjadi beberapa kali,” ujar Ilham.

Menurutnya, kecelakaan kapal yang terus berulang menjadi pertanyaan besar terhadap efektivitas evaluasi dan pengawasan keselamatan transportasi laut. Ia mempertanyakan mengapa insiden serupa masih terjadi meskipun sebelumnya telah ada langkah evaluasi di tingkat pusat.

“Kalau memang mereka tidak bisa bekerja, biarkan ada yang lain bekerja. Ini nyawa menjadi taruhan, nyawa itu sudah tidak ada toleransi,” tegasnya.

Ilham menilai keselamatan penumpang dan awak kapal harus menjadi prioritas utama. Karena itu, ia mendesak adanya pertanggungjawaban dari pimpinan ASDP dan KSOP, disertai evaluasi menyeluruh terhadap manajemen, peralatan, serta sistem keselamatan pelayaran.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin kecelakaan kapal terus berulang dan kembali menimbulkan korban jiwa.

“Kita akan kawal terus bagaimana KSOP dan ASDP ini bekerja dengan maksimal supaya tidak terjadi lagi kecelakaan yang merugikan nyawa saudara-saudara kita,” katanya.

Baca Juga :  Anting Susah Dilepas, Seorang Ibu di Lebak Minta Bantuan Damkar

Setelah menyampaikan aspirasi, massa yang dikawal ratusan pihak kepolisian tersebut kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Terkait hal ini belum ada tanggapan resmi dari pihak PT ASDP Indonesia Ferry maupun KSOP.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin