SERANG – Aksi pemburu telolet yang nekat masuk ke badan Jalan Tol Tangerang-Merak (tamer) diduga memicu kecelakaan yang melibatkan dua bus rombongan wisata tujuan Anyer. Tabrakan terjadi di Kilometer 70, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 07.45 WIB.
Dua bus melaju dari arah Jakarta menuju Merak. Saat melintas di lokasi, bus pertama mengurangi kecepatan. Bus kedua yang melaju di belakang gagal mengantisipasi dan menabrak bus di depannya.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Serang, Kompol Denny Yudha Hermawan mengatakan, sejumlah anak diduga turun ke badan jalan tol untuk meminta sopir membunyikan klakson telolet sekaligus merekam momen tersebut.
“Jadi dua bus melintas arah Jakarta menuju Merak. Sampai di lokasi bus pertama memperlambat kecepatan, sehingga bus kedua di belakang kurang antisipasi dari lajur tiga menuju lajur dua dan menabrak bus pertama,” kata Denny saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).
Menurut Denny, kecelakaan itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Namun, aksi pemburu telolet di jalan tol menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu kecelakaan yang lebih fatal.
“Saat kejadian kemarin alhamdulillah tidak ada korban. Ketika petugas tiba di lokasi, anak-anak yang melakukan telolet sudah tidak ada. Kami kemudian melakukan penyisiran di jalur tol agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Polisi mengingatkan masyarakat, khususnya pemburu telolet, agar tidak nekat masuk ke badan jalan tol. Aksi tersebut bukan sekadar membahayakan diri sendiri, tetapi juga mengancam keselamatan pengemudi dan penumpang kendaraan lain.
Penulis : Rasyid
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
