Beranda Peristiwa Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan, Status Tanggap Darurat Akan Dievaluasi

Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan, Status Tanggap Darurat Akan Dievaluasi

Kondisi TPA Jatiwaringin pasca mengalami kebakaran. (Foto: Istimewa)

KAB. TANGERANG – Setelah berjibaku selama 11 hari melakukan penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, seluruh titik api akhirnya berhasil dipadamkan. Diketahui, kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, kepastian padamnya seluruh titik api berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan serta investigasi yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan.

“Per hari ini pukul 15.00 WIB, seluruh titik api, hotspot, maupun asap sudah tidak ditemukan lagi. Setelah dilakukan survei hingga ke titik-titik yang sebelumnya terbakar, kondisinya sudah benar-benar padam,” ujar Maesyal, Jumat (10/7/2026).

Meski demikian, Maesyal memastikan proses penanganan belum sepenuhnya dihentikan. Sesuai arahan BNPB, petugas masih akan melakukan pendinginan dan pembasahan area TPA guna memastikan tidak ada potensi munculnya kembali titik api.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga 14 Juli 2026 sesuai masa tanggap darurat yang telah ditetapkan. Setelah itu akan kami evaluasi kembali apakah status tanggap darurat perlu diperpanjang atau dinyatakan selesai,” jelasnya.

Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan kebakaran, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, BNPB, Pemerintah Provinsi Banten, BPBD Kabupaten Tangerang, BPBD Provinsi Banten, BPBD Kota Tangerang, BPBD Kota Tangerang Selatan, BPBD Kabupaten Serang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, unsur TNI-Polri, Manggala Agni, para relawan, serta perusahaan-perusahaan yang turut membantu proses pemadaman.

Sementara itu, Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Kementerian Kehutanan, Suharyono, menilai keberhasilan penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin merupakan contoh nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh unsur yang terlibat.

Baca Juga :  Viking dan The Jak Bentrok di Cilegon, Polisi Geledah Para Suporter

Menurutnya, personel Manggala Agni telah bertugas selama delapan hari dan seluruhnya dalam kondisi sehat. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh hotspot telah dinyatakan bersih.

“Alhamdulillah, perkembangan hotspot hingga tadi malam sudah clear, tidak ada lagi titik panas. Artinya kebakaran telah selesai,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan BNPB, Riswandi, memastikan hasil pemantauan menggunakan drone thermal menunjukkan tidak lagi ditemukan titik api maupun hotspot di kawasan TPA Jatiwaringin.

Menurutnya, fokus penanganan selanjutnya adalah proses pembasahan dan pendinginan agar tumpukan sampah tetap lembap sehingga tidak memicu kebakaran kembali.

“Fokus selanjutnya adalah pembasahan dan pendinginan agar tumpukan sampah tetap lembap sehingga tidak memicu kebakaran kembali,” tandasnya.

Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo