Beranda Pemerintahan Keamanan Kawasan Perkantoran Pemkot Cilegon ‘Diperketat’

Keamanan Kawasan Perkantoran Pemkot Cilegon ‘Diperketat’

Finger scanner yang dipasangi di kanan kiri pintu masuk gedung utama Setda Kota Cilegon. (Foto : Gilang)

CILEGON – Mengantisipasi peluang adanya aksi kriminal di sekitar areal perkantoran Walikota dan Sekretariat Daerah, Pemkot Cilegon mulai membatasi akses keluar masuk pengunjung. Pembatasan akses dari sejumlah pintu dilakukan dengan cara memasangi alat bantu finger scanner di kanan kiri pintu bangunan utama.

“Tidak ada pengetatan, biasa saja. Kita hanya kemungkinan-kemungkinan yang terjadi kalau terlalu banyak akses, karena kerawanan di kantor kita ini tinggi, makanya kita persempit atau minimalisir,” ungkap Kepala Bagian Umum Setda Kota Cilegon, Agus Zulkarnain di ruang kerjanya, Selasa (24/9/2019).

Dikatakan Agus, adanya beberapa kasus kriminal yang terjadi belakangan waktu ini di sekitar kawasan perkantoran Walikota itu menjadi evaluasi dari pihaknya untuk meningkatkan keamanan. Namun demikian, ia memastikan bahwa hal itu tidak akan berdampak pada layanan terhadap kepentingan masyarakat.

“Kita sedang upayakan juga untuk seluruh PNS agar bisa mengaksesnya dengan ID. Kita sedang buatkan konsep suratnya, nanti mereka yang ingin masuk (ke gedung utama) bisa menggunakan ID. Jadi akan lebih mudah diidentifikasi, kalau tidak, mereka kita anggap sebagai pendatang atau tamu dan akan ditanyakan kepentingannya untuk dilakukan pemilahan melalui akses di pintu depan,” ucapnya.

Baca : Aksi Nekat Pelaku Pecah Kaca Mobil di Kantor Walikota Cilegon, Satu Orang Ditangkap

Agus menegaskan, langkah itu sekaligus diharapkan akan berdampak pada kenyamanan kerja aparatur di sejumlah OPD yang terdapat dalam kawasan tersebut.

“Karena ini masih berproses, makanya kita akan upayakan langkah yang paling aman dan nyaman untuk semua. Jadi ini masih dalam tahap ujicoba dulu. Rencananya ke depan kita akan upayakan ke semua gedung, sambil berjalan kita evaluasi, dimana kelemahan yang harus kita perbaiki dengan SOP pengamanannya,” tandasnya. (dev/red)