
KAB. SERANG – Sebuah video viral di media sosial (medsos) menampilkan bangunan Koperasi Desa/Keluraham Merah Putih (KDKMP) Cimaung, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, yang berdiri tepat di samping kubangan belerang.
Dalam video tersebut menampilkan bangunan koperasi yang sudah hampir rampung. Beberapa pekerja juga tampak merapikan sudut-sudut gedung proyek Pemerintah Pusat tersebut.
Hanya berjarak belasan meter terdapat kubangan air yang mengering. Dalam video itu, warga juga menyebut kubangan yang mengering itu jika pada musim hujan sering mengeluarkan gelembung udara yang berbau belerang.
Terkait viralnya video tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan pembangunan KDKMP.di Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, bukan keputusan tanpa perencanaan. Lokasi yang berada di dekat kubangan belerang justru dipilih untuk mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis potensi desa.
Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang, M. Rifky mengatakan, penetapan lokasi tersebut merupakan hasil musyawarah desa bersama masyarakat.
“Memang sengaja ditempatkan di situ. Itu hasil kesepakatan musyawarah desa dengan masyarakat,” kata Rifky saat dihubungi melalui telepon, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, Pemkab Serang ingin mendorong setiap desa mengembangkan potensi unggulan masing-masing melalui keberadaan KDMP. Desa Cimaung diproyeksikan mengangkat potensi wisata alam, khususnya kawasan kubangan belerang.
“Itu memang sasarannya untuk menjadi destinasi wisata. Potensi desa harus digali. Ada desa yang unggul di pertanian, ada yang punya potensi wisata. Cimaung mengarah ke sana,” ujarnya.
Rifky menjelaskan, konsep yang disiapkan mengadopsi pengembangan kawasan wisata seperti di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kehadiran koperasi nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas wisata.
Ia menyebut pengunjung nantinya dapat memperoleh berbagai kebutuhan wisata di koperasi, mulai dari perlengkapan mandi, pakaian ganti, sarung, hingga kebutuhan lainnya sebelum menikmati kawasan kubangan belerang.
“Jadi sebelum mandi atau berwisata, pengunjung bisa membeli kebutuhan di koperasi. Itu yang ingin kita bangun,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pembangunan sarana pendukung agar kawasan tersebut berkembang menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Serang.
“Kita ingin masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Bandung. Di Kabupaten Serang juga ada potensi yang bisa dikembangkan,” katanya.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah