Beranda Hukum Kasus Pembacokan Remaja di Ciruas Berakhir Damai

Kasus Pembacokan Remaja di Ciruas Berakhir Damai

K (16) korban pengeroyokan dan pembacokan di Ciruas menjalani perawatan intensif. (Istimewa)

KAB. SERANG — Kasus pengeroyokan dan pembacokan terhadap remaja berinisial K (16) di area persawahan Kampung Kagulon, Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, berakhir damai. Kedua pihak memilih jalur musyawarah untuk menyelesaikan perkara yang terjadi pada 26 April 2026.

Kanit Perlindungan Perempuam dan Anak (PPA) Polres Serang, Ipda Henry mengatakan, kedua pihak mencapai kesepakatan dengan pendampingan kuasa hukum. Polisi hanya memfasilitasi proses tersebut.

“Mereka sudah musyawarah dan sepakat berdamai. Kami hanya menjembatani karena masih ada hubungan saudara,” ujar Henry, Rabu (6/5/2026).

Kesepakatan mencakup tanggung jawab biaya pengobatan korban serta poin lain yang disetujui bersama. Polisi kemudian tidak melanjutkan pendalaman kasus, termasuk motif kejadian.

Henry menyebut, penyidik sempat memeriksa enam orang. Namun, upaya damai yang lebih dulu ditempuh membuat proses hukum tidak berlanjut.

“Kami sudah mintai keterangan enam orang, tapi mereka lebih dulu menyelesaikan secara kekeluargaan,” katanya.

Informasi yang beredar menyebut peristiwa ini diduga berawal dari rencana pertemuan dua kelompok remaja yang berujung bentrok. Namun, versi lain menyebut kejadian murni pengeroyokan tanpa kesepakatan sebelumnya.

Peristiwa bermula saat korban bersama tiga temannya bermain sepeda listrik. Sekitar pukul 17.00 WIB, sepeda mereka kehabisan daya dan mereka mendorongnya.

Di tengah perjalanan, sekelompok orang datang dengan tiga sepeda motor dan langsung menghadang rombongan korban. Para pelaku memukul, menyeret, hingga membacok korban.

“Korban dipukul, ditarik, bahkan dicelupkan ke sawah. Empat orang memukul, satu orang membacok, yang lain berjaga,” ujar saksi Mubarok.

Pelaku juga meneriaki korban sebagai maling, sehingga warga sekitar tidak memberi pertolongan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di kepala dan tubuh akibat pukulan serta senjata tajam. Petugas membawa korban ke Puskesmas Sawah Luhur sebelum merujuknya ke rumah sakit di Kota Serang.

Baca Juga :  Empat Pengeroyok Wartawan dan Humas Kemen LH di Serang Diringkus

Penulis : Rasyid
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd