Beranda Peristiwa Kasus Kekerasan Anak di Pandeglang Meningkat

Kasus Kekerasan Anak di Pandeglang Meningkat

Ilustrasi - foto istimewa google.com

PANDEGLANG – Jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pandeglang meningkat dari tahun sebelumnya, data tersebut diketahui dari catatan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Pandeglang.

Ketua LPA Pandeglang, Mujizat Gobang Pamungkas mengatakan, pada Januari hingga Agustus 2020 jumlah kekerasan anak tercatat sebanyak 35 kasus. Jumlah tersebut melebihi tahun 2019 yang tercatat hanya sebanyak 28 kasus.

Kata dia, ada beberapa faktor yang membuat jumlah tersebut meningkat di antaranya rendahnya pemahaman orangtua maupun keluarga tentang kesehatan mental anak serta semakin terbukanya masyarakat terhadap hukum sehingga mereka mau melapor.

“Jangan dulu berfikir kemana-mana. Bisa saja ini karena masyarakat sudah sadar akan hukum sehingga berani untuk melaporkan,” tutur Gobang, Selasa (18/8/2020).

Menurutnya, perang terhadap kekerasan anak harus digaungkan oleh semua pihak agar angkanya bisa ditekan bahkan menurun. Selain itu, masyarakat juga diminta jangan menganggap bahwa kekerasan terhadap anak cuman kasus biasa saja.

“Jika hal itu terjadi justru dipastikan bisa memberi dampak negatif bagi masa depan anak tersebut,” katanya.

Gobang menyarankan, harusnya pemerintah lebih condong kepada upaya pencegahan. Pasalnya apabila tindakan baru diberikan setelah munculnya kasus, maka psikologi anak lebih susah dikendalikan. Belum lagi biaya pengobatan yang mahal.

“Saat ini pemerintah belum maksimal dalam melakukan perlindungan terhadap anak. Entah mungkin keterbatasan anggaran atau apalah, selama saat ini kami pantau bahwa program-program pencegahan dan perlindungan terhadap anak masih kurang. Maka harus ditingkatkan,” imbuhnya.

(Med/Red)