KAB. SERANG – Polres Serang meningkatkan penanganan kasus dugaan kekerasan yang menewaskan seorang perempuan berinisial A, warga Kampung Kepaksan, Desa Kaserangan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. Penyidik kini menangani perkara tersebut pada tahap penyidikan.
Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady mengatakan, penyidik menaikkan status perkara setelah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti.
“Kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan,” kata Andi saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).
Kasus ini berawal dari persoalan gadai mobil yang tak kunjung selesai sejak 2018. Keluarga korban menyebut seseorang yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar di Kabupaten Serang menerima mobil milik A sebagai barang gadai.
Adik korban, Isah Amelisa, mengatakan terduga pelaku sempat menjanjikan pembayaran Rp500 ribu per bulan. Namun pembayaran hanya berjalan satu kali pada awal perjanjian.
“Baru berjalan satu bulan pembayaran, setelah itu sudah tidak ada lagi pembayaran. Mobil juga tidak ada. Setiap ditagih tidak pernah ada itikad baik,” ujar Isah.
Selama bertahun-tahun, keluarga berusaha menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
Pada Senin (18/5/2026) lalu sekitar pukul 17.30 WIB, A mendatangi rumah terduga pelaku seorang diri untuk kembali menagih penyelesaian utang gadai mobil tersebut.
“Katanya sempat cekcok di sana. Kami adik-adiknya tidak tahu kalau dia menagih sendirian,” kata Isah.
Tak lama kemudian, keluarga mendapat kabar bahwa A berada di Puskesmas Pontang dalam kondisi tidak sadar.
“Kepalanya penuh darah dan sudah koma,” ujarnya.
Tim medis kemudian merujuk korban ke RSUD Kabupaten Serang. Namun dua hari menjalani perawatan, A meninggal dunia.
Menurut Isah, dokter sempat menyampaikan kondisi kakaknya sangat kritis. Keluarga lalu menjalani proses visum dan melaporkan peristiwa itu ke Polres Serang.
“Ada luka di kepala, darah terus mengucur,” ungkapnya.
Amarullah juga menyampaikan keterangan serupa. Ia menemukan korban dalam kondisi tidak sadar dengan luka di bagian belakang kepala sebelah kanan.
“Almarhum sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri saat saya temukan, keluar darah dari kepala bagian belakang sebelah kanan, hidung sebelah kanan dan telinga sebelah kanan,” kata Amarullah.
Ia kemudian membawa korban menggunakan ambulans untuk mendapatkan pertolongan medis.
Saat ini penyidik Satreskrim Polres Serang masih mendalami penyebab kematian korban dan memeriksa sejumlah pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Penulis : Rasyid
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
