SERANG — Lonjakan kasus campak di Banten memicu alarm keras DPRD. Anggota Komisi V, Yeremia Mendrofa, mendesak Dinas Kesehatan bergerak cepat dan agresif sebelum situasi berubah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Ini bukan kondisi biasa. Ini sinyal kuat pencegahan kita belum maksimal,” tegas Yeremia, Rabu (8/4/2026).
Ia menyoroti lemahnya cakupan imunisasi dasar sebagai salah satu pemicu meningkatnya kasus. Padahal, menurutnya, penyakit ini bisa dicegah jika vaksinasi berjalan optimal dan merata.
Yeremia mengaku sudah mengingatkan potensi lonjakan sejak Maret. Namun, tren kasus justru terus naik, sehingga ia menuntut langkah lebih konkret.
Ia mendesak Dinkes memperluas jangkauan imunisasi, menggencarkan edukasi publik, dan memastikan stok vaksin tersedia di seluruh fasilitas kesehatan.
“Percepat imunisasi, jangan tunggu korban bertambah,” ujarnya.
Yeremia juga meminta kolaborasi lintas sektor diperkuat. Ia menekankan peran tenaga kesehatan, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat untuk mengedukasi warga tentang pentingnya vaksinasi.
“Kalau dibiarkan, ini bisa jadi KLB. Kita harus cegah sekarang,” katanya.
Ia mengingatkan, campak bukan sekadar isu kesehatan, tetapi ancaman serius bagi masa depan anak-anak.
Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
