Beranda Bisnis Karet Lempengan Asal Banten Senilai Rp2,4 Miliar Diekspor ke India

Karet Lempengan Asal Banten Senilai Rp2,4 Miliar Diekspor ke India

141
0
Petugas Karantina Pertanian Cilegon memeriksa karet lempengan yang akan diekspor - foto istimewa

CILEGON – Karet lempengan asal Banten kembali diekspor. Kai ini sebanyak 120.983 kilogram atau setara Rp2,4 miliar dikirim ke negara India. Guna memastikan aman, Petugas Karantina Pertanian Cilegon, Apul melakukan pemeriksaan fisik terhadap karet lempengan yang akan diekspor ke India pada Sabtu (18/1/2020).

Pemeriksaan itu menurut Apul, dilakukan untuk memastikan karet lempengan itu benar-benar bebas dari serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) atau serangga hidup.

Apul memambahkan, karet lempengan juga telah dikemas menggunakan plastik dan kemasan kayu (pallet) yang telah mendapat perlakuan karantina sesuai standar ISPM#15.

Sementara itu menurut Anton, perwakilan perusahaan, mereka menghasilkan karet lempengan rata-rata 23 ton per hari. Bahan bakunya berasal dari Banten dan Lampung.

“Kapasitas produksi per hari hampir 23 ton dan setiap pekannya bisa dua kali ekspor,” ungkap Anton melalui siaran tertulis.

Di tempat terpisah, Kepala Karantina Cilegon, Raden Nurcahyo menyatakan pihaknya mendukung akselerasi ekspor komoditas pertanian.

“Termasuk karet ini, kami dukung. Kami pastikan bebas OPT dan serangga hidup sehingga dapat diterima negara tujuan,” ucap Raden.

(Man/Red)