Beranda Sosial dan Budaya Karantina : Jangan Tergoda Harga Daging Murah, Bisa Jadi Itu Celeng

Karantina : Jangan Tergoda Harga Daging Murah, Bisa Jadi Itu Celeng

310
0
Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil.

CILEGON – Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergoda jika ada pedagang daging sapi yang menawarkan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Sebab, dikhawatirkan daging tersebut merupakan daging celeng atau babi hutan. Dimana teksturnya hampir menyerupai daging sapi atau kerbau.

“Jadi ibu-ibu nih kami imbau kalau ada pedagang daging yang nawarin daging murah cek dulu. Jangan-jangan itu sudah dicampur dengan daging celeng,” ujarnya saat menggelar operasi patuh karantina di wilayah Merak, Jumat (24/5/2019) malam.

Dia menyatakan bahwa menjelang perayaan Idul Fitri biasanya para penyelundup daging celeng marak terjadi. Biasanya para pelaku mendatangkan daging celeng dari Sumatera ke Pulau Jawa.

“Tahun lalu menjelang Idul Fitri kita berhasil amankan sebanyak 4.600 kilogram daging celeng yang akan didistribusikan ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Kali ini kita antisipasi dan fokus pencegahan peredaran daging Celeng ini menjelang Idul Fitri ke masyarakat,” terangnya.

Dia juga mengimbau kepada para pelaku usaha daging agar berlaku jujur dengan tidak mencampur daging sapi dengan daging celeng yang merupakan makanan haram bagi umat muslim.

“Tidak boleh pengusaha daging mengoplos daging sapi dengan daging celeng, karena ancamannya bisa pidana,” tegasnya. (Man/Red)