Beranda Hukum Kapolri: Kenaikan Tipe A Polda Banten Harus Dirasakan Masyarakat 

Kapolri: Kenaikan Tipe A Polda Banten Harus Dirasakan Masyarakat 

286
0
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat di Mapolda Banten, Kamis (16/12/2018). (Wahyu/bantennews)

 

SERANG – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meresmikan kenaikan tipologi Polda Banten dari  tipe B ke tipe A. Tito di Markas Polda Banten menggunakan helikopter pukul 09.07 WIB dan langsung disambut Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir, Gubernur Banten Wahidin Halim dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkominda).

Kedatangan Kapolri juga disambut dengan rampak bedug dan seni debus. Kenaikan tipe tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Kapolri nomor: kep/1795/XI/2018 tanggal 17 November 2018.

Setelah menyerahkan simbol Pataka Polda Banten “Gawe kuta Baluarti” sebagai bentuk kenaikan tipologi A, Tito menekankan agar kenaikan tipe A tidak hanya menyenangkan pejabat, khususnya di Polda Banten saja.

“Saya tidak ingin kenaikan tipe ini menyenangkan para pejabat, namun harus terasa oleh masyarakat. Supaya lebih aman lagi. Pelayanan juga harus meningkat kepada masyarakat. Jangan sampai tidak ada bedanya, sehingga masyatakat melihat ada perubahan situasi lebih baik, pelayanan lebih baik,” kata Tito dalam sambutannya di lapangan Mapolda Banten, Kamis (6/12/2018).

Tito juga menjelaskan kenaikan tipe Polda Banten didasarkan oleh beberapa alasan. Alasan tersebut antara lain tingkat kepadatan penduduk, industri dan pembangunan di Banten yang membutuhkan peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Gangguan kamtibmas juga meningkat. Pertimbangan inilah dari Kemenpan RB dan Mabes Polri menaikkan tipe A yang dipimpin bintang dua,” kata Kapolri.

Seiring dengan kenaikan tipe tersebut, Tito juga mengatakan akan ada perkembangan wilayah untuk Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. “Administrasi kewilayahan juga berkembang. Kita kaji lagi mengenai Tangerang Kota dan Tangsel, harus dilanjuti secara bersama Mabes dan Polda Banten untuk melakukan perkuatan personel, organisasi dan sarana prasarana supaya layak. Jangan sampai kapabilitasnya masih tipe B,” kata Kapolri. (You/Red)