Beranda Peristiwa Kapolres Serang Kunjungi Anak Penderita Parafimosis

Kapolres Serang Kunjungi Anak Penderita Parafimosis

Kapolres Serang AKBP Mariyono saat berkunjung ke rumah keluarga Anang Wijaya. (Ist)

SERANG – Kapolres Serang AKBP Mariyono didampingi Kapolsek Jawilan AKP Dedi Mirza mengujungi Anang Wijaya, bocah penderita parafimosis (pengerucutan kulit kelamin) di Kampung Wudulan, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Senin (21/9/2020).

Dalam kunjungannya ini, Kapolres juga didampingi Kepala Puskemas Jawilan Hj Imas, dokter, bidan dan perawat Puskesmas Jawilan. Kapolres memberikan santunan serta paket sembako berupa beras, mie instan, minyak goreng dan gula kepada keluarga Anang Wijaya.

“Santuan ini wujud tali asih Polres Serang terhadap ananda Anang Wijaya. Kami berharap semoga apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban keluarga,” ungkap Kapolres.





Terkait kondisi kesehatan Anang yang menderita parafimosis, Kapolres menyampaikan saran agar anak tersebut dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter spesialis kulit kelamin rumah sakit guna mengetahui penyebab adanya kelainan kulit tersebut.

“Saya minta kepada kepala dan dokter puskesmas agar membantu merujuk ananda Anang agar mendapat pengobatan yang lebih baik,” kata Kapolres.

Di tempat yang sama, dokter Puskesmas Jawilan dr Jonatan mengatakan bahwa parafimosis adalah suatu kondisi di mana kulit kelamin tidak dapat ditarik ke depan. Akibatnya peredaran darah ke ujung penis dapat menjadi lambat atau terhenti.

“Kami sudah sarankan agar anak tersebut dirujuk ke bagian poli bedah anak rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut guna mengantisipasi penyakit kulit yang dapat membahayakan si anak tersebut,” katanya.

Sementara itu, ibunda Anang, Aan mengatakan akan mengikuti arahan dari Kapolres Serang dan pihak Puskesmas Jawilan untuk membawa dan memeriksakan lebih lanjut akan adanya kelainan kelamin pada anaknya.

“Sesuai saran dari Bapak Kapolres dan pihak puskesmas, kami akan membawa anak kami ke dokter spesialis secepatnya,” katanya. (You/Red)