Beranda Peristiwa Kapolda Banten: Pelampung Temuan Bukan Milik Kapal 8 Orang yang Hilang

Kapolda Banten: Pelampung Temuan Bukan Milik Kapal 8 Orang yang Hilang

Life jacket oranye dan pelampung tabung yang ditemukan TNI AL pada pencarian hari ketiga di perairan Anyer. (Istimewa)

PANDEGLANG – Harapan sempat muncul ketika tim SAR menemukan life jacket dan pelampung dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal di perairan Selat Sunda. Namun, temuan itu ternyata bukan petunjuk keberadaan delapan orang yang hilang.

Kapolda Banten, Irjen Hengki memastikan, life jacket berwarna oranye dan pelampung tabung berwarna putih yang tim SAR temukan pada hari ketiga pencarian bukan perlengkapan kapal Arupadathu 01.

Kapal tersebut membawa lima jurnalis dan tiga kru ketika hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

“Hasil temuan hari ketiga yang ditemukan life jacket oranye dan satu buah pelampung warna putih bukan alat-alat yang dimiliki Kapal Arupadathu 01,” kata Hengki kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Polisi memastikan identitas benda tersebut setelah meminta keterangan pemilik kapal, Sandi. Polisi juga menuangkan keterangan itu dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Sebelumnya, KAL Anyer menemukan life jacket dan pelampung tersebut ketika menyisir perairan sekitar sektor pencarian. Temuan itu langsung menarik perhatian karena tim SAR tengah memburu delapan orang yang hilang setelah kapal mereka berlayar di sekitar perairan GAK.

Namun, pemeriksaan polisi mematahkan dugaan bahwa benda tersebut berkaitan dengan kapal Arupadathu 01.

Pencarian memasuki hari keempat. Tim SAR gabungan masih menyisir sejumlah sektor di perairan Selat Sunda untuk menemukan lima jurnalis dan tiga awak kapal.

Hengki mengatakan, kepolisian akan menyampaikan perkembangan operasi setelah seluruh unsur SAR menyelesaikan penyisiran.

“Update lebih lengkap nanti disampaikan saat selesai pelaksanaan pencarian sampai nanti kapal terakhir yang sedang bekerja sekarang,” ujarnya.

Sebelumnya, Danlanal Banten, Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan, KAL Anyer menemukan life jacket sekitar 7,05 nautical mile sebelah barat Anyer.

Baca Juga :  Belasungkawa Pemimpin Dunia untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Temuan itu sempat menjadi salah satu titik perhatian dalam operasi pencarian. Namun hingga hari keempat, benda tersebut belum membawa tim SAR kepada keberadaan delapan orang yang hilang.

Operasi pencarian pun terus berlanjut. Tim gabungan masih memburu jejak kapal dan delapan orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd