Beranda Hukum Kapolda Banten : Fenomena Kasus Pembunuhan Makin Ngeri

Kapolda Banten : Fenomena Kasus Pembunuhan Makin Ngeri

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir

SERANG – Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir mengatakan fenomena kejahatan semakin mengerikan. Bahkan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap gadis Baduyyang berusia 13 tahun sangat tidak biasa.

“Kejadian ini sangat tidak biasa. Di mana pelaku 3 orang melakukan perkosaan dalam kondisi korban yang luka parah, pergelangan tangan lepas,” kata Tomsi di Mapolda Banten, Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Kamis (5/9/2019).

Dia mengatakan fenomena pembunuhan di Banten semakin mengerikan. Bahkan, salah satu pembunuh dan pemerkosa gadis Baduy merupakan pelajar kelas 2 SMA di Kabupaten Lebak dan berusia 16 tahun.





“Fenomena pembunuhan tersebut semakin ngeri,” ujarnya seperti dilansir detik.com.

Dia meminta kepada orang tua di wilayah hukum Polda Banten memberikan perhatian dan pengasuhan lebih pada anak usia sekolah. Khususnya pada pergaulan di luar rumah.

Pelaku inisial AMS alias E, F dan A melakukan pembunuhan dan pemerkosaan bahkan saat korban sudah tewas. Pemerkosaan dilakukan bergantian oleh pelaku.

“Di bawa ke gubuk terjadi perkosaan. Korban teriak, langsung goloknya dibacok. Korban tangkis pakai tangan kanan, putus, (tangkis) tangan kiri juga putus,” kata Dirkrimum Polda Banten Kombes Novri Turangga.

Korban sempat berteriak. Dalam kondisi tersebut, pelaku juga langsung membacok korban . Setelah itu, korban mengalami siksaan secara seksual di dalam saung.

“Dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan berlumuran darah,” katanya.

(Red)