Beranda Pendidikan Kantor Bahasa Provinsi Banten Selenggarakan Bengkel Literasi Digital

Kantor Bahasa Provinsi Banten Selenggarakan Bengkel Literasi Digital

Bimtek literasi digital yang digelar Kantor Bahasa Provinsi Banten. (IST)

CILEGON – Kantor Bahasa Provinsi Banten mereaksi perkembangan teknologi dengan menyelenggarakan kegiatan Bengkel Literasi Digital bagi Generasi Muda di Hotel Gondang, Cilegon. Acara ini diikuti lima puluh peserta bersemuka dan lima puluh peserta daring. Kegiatan berlangsung sejak tanggal 16 sampai dengan 18 September 2021.

Para peserta terdiri atas generasi muda yang tergabung dalam paguyuban duta seperti Duta Bahasa Provinsi Banten, Duta Pendidikan, Duta Genre Banten, Duta Damai Dunia Maya, Duta Zetizen Banten, duta perguruan tinggi seperti Duta Untirta, Duta UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Duta Unsera, Duta Uniba, dan lain-lain. Tak ketinggalan pula perwakilan dari beberapa mahasiswa perguruan tinggi dan siswa SMA sederajat di Provinsi Banten.

Pada acara pembukaan, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Halimi Hadibrata mengajak para generasi muda untuk selalu aktif berkreasi di era digital. Ia menjelaskan bahwa berkreasi mengutamakan bahasa Indonesia dan melestarikan bahasa daerah dapat dilakukan melalui konten digital. Lebih lanjut, pria kelahiran Bayah ini juga memotivasi peserta untuk berkreasi memajukan dan memperkenalkan kekayaan budaya Banten, termasuk bahasanya melalui konten digital.

Setelah pembukaan, narasumber Setiawan Chogah memberikan paparan tentang problematika kebahasaan dan kesastraan yang ada di sekitar generasi muda. Penulis keturunan Minang ini mencontohkan banyak kasus mengenai salah kaprah penggunaan bahasa Indonesia, baik di media sosial maupun di ruang publik. Pria yang juga menjadi penulis konten kreator ini juga memberikan tips agar konten di media sosial menarik.

Selanjutnya, pada Jumat 17 September 2021, Ari Muharif Mulyadi menjelaskan tentang teknik pembuatan video dan animasi. Akademisi dari AKMRTV Jakarta ini memberikan materi aplikatif bagi para peserta. Dengan demikian, peserta langsung berpraktik dengan aplikasi-aplikasi konten video. Ada pun Atep Kurnia dari Sultan TV akan mengampu materi aplikasi editing video pada hari terakhir. (Red)