
LEBAK — Kemarau membuka kembali cerita lama di Kampung Somang, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Ketika air Waduk Karian surut, sisa-sisa kampung yang selama ini berada di bawah genangan kembali muncul ke permukaan.
Rumah, jalan kampung, hingga bagian bangunan lama perlahan terlihat. Jalan yang dulu menjadi akses warga kini kembali bisa dilintasi. Warga bahkan dapat menyusurinya dengan berjalan kaki maupun sepeda motor.
Pemandangan itu kemudian menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Informasi tentang kampung yang kembali muncul menyebar melalui media sosial dan pemberitaan, membuat rasa penasaran warga berubah menjadi perjalanan menuju Somang.
Salah satunya Fu Chen, warga Tangerang. Ia bersama suaminya sengaja datang ke Kampung Somang untuk melihat langsung kampung yang kembali muncul setelah permukaan Waduk Karian menyusut.
“Sebelumnya hanya mengetahui fenomena tersebut melalui medsos dan pemberitaan. Karena penasaran, saya memutuskan datang langsung bersama suami untuk menyaksikan kondisi bekas kampung yang kembali terlihat setelah permukaan air Waduk Karian menyusut,” kata Fu Chen saat ditemui di lokasi, Kamis (10/9/2026).
Namun, pemandangan yang ia temui jauh lebih dari sekadar objek yang ramai di media sosial.
Fu Chen mengaku terharu ketika berdiri di antara sisa-sisa bangunan yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan warga Somang.
“Sisa bangunannya memang masih ada. Saya bahkan bisa langsung berjalan di dalam perkampungan yang dulunya terendam akibat Waduk Karian,” ujarnya.
Jejak rumah dan jalan yang muncul kembali seolah membuka halaman lama kehidupan kampung itu. Bangunan yang kini tinggal sisa menyimpan cerita tentang warga yang pernah tinggal, beraktivitas, dan menjalani kehidupan sehari-hari di kawasan tersebut.
Bagi pengunjung, fenomena itu menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Bagi warga yang memahami sejarahnya, kemunculan kembali Kampung Somang membawa cerita yang jauh lebih dalam: tentang sebuah permukiman yang pernah menjadi rumah, lalu hilang di balik genangan, dan kini kembali terlihat ketika kemarau menurunkan permukaan air.
Kemunculan kampung tersebut akhirnya tidak hanya menarik perhatian warga sekitar. Somang kini ikut menjadi objek kunjungan masyarakat yang ingin melihat langsung jejak permukiman lama yang muncul kembali dari bawah Waduk Karian.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd