Beranda Peristiwa Kampung Bulak Tangsel Langganan Banjir, Fraksi PSI Pertanyakan Kajian Pembangunan Tanggul

Kampung Bulak Tangsel Langganan Banjir, Fraksi PSI Pertanyakan Kajian Pembangunan Tanggul

207
0
Ilustrasi.

 

TANGSEL – Sudah menjadi langganan banjir bagi Kampung Bulak yang terletak di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), saat musim hujan datang.

Diketahui, Kampung Bulak di lewati oleh aliran sungai Serua yang menjadi sumber dari banjir tersebut. Sementara, banjir disebabkan lantaran tanggul yang menopang sungai itu tak cukup tinggi dan rental jebol.

Saat dimintai pendapat, Sekretaris Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Aji Bromokusumo mengungkapkan, tanggul penahan derasnya air Kali Serua tersebut disinyalir tidak berfungsi dengan baik, meski telah dianggarkan berkali-kali.

“Di Kampung Bulak itu ada 65 Kepala Keluarga (KK). Mereka mengaku setiap tahun selalu kebanjiran, dan banjir yang kemarin itu yang terparah. Saya dapat informasi bahwa, dinas terkait telah membuatkan tanggul di lokasi warga Kampung Bulak, namun tanggul itu tidak berfungsi,” kata Aji saat ditemui di bilangan Serpong, Kota Tangsel, Selasa (7/1/2020).

Tidak fungsinya tanggul itu, kata Aji, karena posisi ketinggian air lebih tinggi dari pada posisi jalan di Kampung Bulak.

“Jadi kajian pembuatan tanggul itu bagaimana, kok tidak bisa menahan banjir. Padahal infonya sudah ratusan miliar yang dialokasikan untuk pembuatan tanggulnya. Kajiannya bagaimana pembuatan tanggul itu,” imbuhnya.

Terpisah, salah seorang warga Kampung Bulak, Rahmat mengatakan, banjir kali yang melanda kampungnya pada Rabu (1/1/2020) lalu itu memang yang terparah, meski dirinya sudah terbiasa dengan banjir bertahun-tahun lamanya.

“Kita udah biasa mas. Tapi yang kemaren itu yang paling parah. Tanggulnya cuma 1 meter tingginya, jadi ya kemungkinan ngga bisa nampung air, makanya parah masuk ke Kampung Bulak,” pungkasnya. (Ihy/Red)